Peristiwa Perjumpaan Pelukis Italia Dengan Dua Makhluk Humanoid (1947)

alien-experience

The Villa Santina Case (Two Humanoids Encountered By Italian Artist)
-August 14, 1947 09:00 a.m
-Villa Santina, Italy

Seniman Italia RL Johannis sedang melukis di area luar ketika ia melihat pendaratan suatu obyek berukuran 30 kaki berbentuk cakram di dekatnya. Selanjutnya, Johannis melihat dua makhluk berukuran anak-anak berdiri di samping objek. Seniman menyapa alien tersebut, tetapi ada kemungkinan disalahtafsirkan sebagai sikap bermusuhan, karena itu salah satu makhluk mendadak menyentuh sabuk ditengahnya dan memproyeksikan uap tipis yang menyebabkan artis tersebut pusing dan jatuh telentang. Alien itu mendekatinya, dan mengambil easel atau tripod penahan untuk lukisannya, kemudian kembali ke pesawatnya. Objek itu kemudian naik, melayang, dan menghilang.

Pada tanggal 24 Juni 1947, pilot Kenneth Arnold mengejutkan dunia dengan klaimnya telah melihat sembilan objek cakram/piringan terbang dalm formasi, dan dengan kecepatan yang fantastis, melewatu langit di atas Gunung Rainier. Arnold menyamakan objek, dan gerakan mereka, seperti “piring yang dilempar di atas air”. Maka mulailah Era piring terbang.

Tujuh minggu kemudian, menurut seniman Italia RL Johannis, ada terjadi kemungkinan pertama pasca peristiwa Arnold, yakni “pendaratan Objek yang disertai entitas” terjadi di Eropa. Cerita ini telah tercatat dalam edisi Mei 1964 dari Clypeus (organ of Centra Studi Clipeologici of Turin), dan oleh Antonio Ribera dalam bukunya El Gran Enigma de los Platillos Volanies.

Johannis saat itu sedang melukis di dekat sungai Chiarso, di Villa Santina, dekat Carnia (Friuli), pada tanggal 14 Agustus 1947. Waktu itu sekitar pukul 09:00, Tiba-tiba ia melihat sebuah Objek panjang 30 kaki berbentuk cakram yang telah mendarat agak jauh darinya.

Selanjutnya, Johannis melihat dua makhluk berukuran anak kecil berdiri di samping objek. Mereka tingginya sekitar 3 kaki, dan memakai baju berwarna biru gelap dengan kerah dan sabuk berwarna merah terang. Mereka juga mengenakan helm bulat di kepala yang tampak lebih besar dari biasanya, namun wajah mereka tidak ditutupi. Wajah mereka memiliki warna kehijauan dengan mata yang besar. Mereka tidak memiliki bulu mata atau alis. Masing-masing memiliki hidung yang lurus dan agak besar. Tangan mereka mirip cakar berwarna kehijauan, dan dengan 4 jari pada masing-masing tangannya.

alien-villasantina

Dengan kuas cat yang masih di tangannya, johannis menyap makhluk-makhluk itu. Ada kemungkinan bahwa hal itu ditafsirkan sebagai isyarat bermusuhan, karena itu salah satu makhluk mendadak menyentuh sabuk ditengahnya dan memproyeksikan uap tipis yang menyebabkan artis tersebut pusing dan jatuh telentang. Setelah mengambil tripod penyangga lukisannya, mereka kemudian kembali ke objek berbentuk cakram dan memasukinya, tak lama Objek tersebut naik melayang dan menghilang.(bs-22)

Source:
http://www.ufoevidence.org/cases/case751.htm

Iklan

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Alien Encounters: UFO Experience. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s