Kisah Seorang Nenek Berusia 75 Tahun di Maroko Melahirkan Bayi Batu Setelah Hamil Selama 50 Tahun

supernatural freak.jpg

lithopedion
Seorang wanita Maroko bernama Zahra Aboutalib hamil pada tahun 1955 di sebuah desa kecil di luar Casablanca. Yang mengejutkan adalah, ia baru mengeluarkan bayinya hampir 50 tahun kemudian dalam keadaan bayinya telah menjadi batu.

nenek zahra dan bayi batu

Kisah bermula saat Zahra Aboutalib merasa mulas dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani persalinan. Hingga 48 jam tersiksa sakit, bayi Zahra tak juga lahir. Saat itu secara kebetulan ada seorang wanita lain yang meninggal di rumah sakit karena persalinan. Ketakutan mengalami hal yang sama, Zahra akhirnya melarikan diri sambil menahan sakit di perutnya. Berhari-hari ia menahan sakit, yang ajaibnya lalu berhenti dengan sendirinya. Zahra pun mempercayai mitos bahwa ia mengalami ‘bayi tidur’.

Hari-hari Zahra berlanjut hingga usianya menginjak 75 tahun, saat ia tiba-tiba merasa perutnya kembali sakit. Dokter yang melakukan scan perut nenek itu sangat terkejut saat menemukan ada massa yang besar di perut sang nenek.

Mengira itu adalah tumor, dokter lantas memutuskan melakukan pengangkatan benda tersebut. Kenyataannya lebih buruk lagi, sebab ternyata benda yang terdapat di luar rahim Zahra itu adalah bayi kalsifikasi alias bayi yang telah mengalami proses membatu.

Kasus tersebut dikenal dalam dunia kedokteran dengan istilah Lithopedion, yaitu berubahnya janin dalam kandungan menjadi batu. Hingga kini terdapat sekitar 300 kasus Lithopedion di seluruh dunia, namun Zahra Aboutalib merupakan orang terlama yang mengandung bayi batu, yaitu hampir 50 tahun, demikian dilansir situs Boldsky.

Fenomena ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang dokter yang bernama Albacusias pada abad ke-10. Lithopedion pertama yang pernah ada ditemukan di sebuah penggalian arkeologi yang menurut para ilmuan terbentuk pada 1.100 SM (Sebelum Masehi).

Fenomena langka ini terjadi ketika janin meninggal dunia saat sang ibu mengalami kehamilan abdominal. Tidak ada jalan keluar posisi bayi di dalam rongga perut. Bayi terlalu besar untuk diserap kembali oleh tubuh, sehingga mengalami klasifikasi di bagian luarnya dan melindungi tubuh ibu dari jaringan bayi yang sudah mati. Kalsifikasi atau pembatuan tersebut mencegah terjadinya infeksi.

Lithopedion terjadi sejak usia kehamilan 14 minggu sampai cukup bulan (full term). Sudah biasa jika bayi batu baru ditemukan sekian puluh tahun kemudian. Umumnya ketika pasien memeriksakan diri karena alasan lain atau pemeriksaan tersebut melibatkan sinar-X, barulah bayi batu tersebut ditemukan.
(bs-22)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Supernatural Freak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s