Misteri Hantu Perempuan Bergaun Coklat Di Raynham Hall

paranormal.jpg
bamssatria22.wordpress.com
raynham ghost-001.jpg

THE BROWN LADY OF RAYNHAM HALL
1835
Raynham Hall, Norfolk, UK

bamssatria22.wordpress.com

Brown Lady of Raynham Hall adalah sejenis hantu yang dilaporkan menghantui Raynham Hall di Norfolk. Brown Lady menjadi salah satu hantu yang paling terkenal di Inggris setelah dua orang fotografer dari majalah Country Life berhasil mengambil gambarnya. Dinamakan hantu Brown Lady karena hantu perempuan ini selalu memakai gaun brokat berwarna coklat yang terlihat di setiap penampakannya.

IDENTITAS SANG HANTU

Menurut legenda, “Brown Lady of Raynham Hall” adalah hantu mendiang Lady Dorothy Walpole (1686-1726), adik dari Perdana Menteri pertama Inggris, Robert Walpole. Lady Dorothy adalah istri kedua dari Charles Townshend, 2nd Viscount of Raynham, yang tinggal di Raynham Hall, pada awal tahun 1700-an.

lady_dorothy_walpole.jpg
Lukisan Lady Dorothy oleh seniman Charles Jervas

Rumornya, sebelum menikahi Charles, Dorothy adalah kekasih Lord Wharton, dan Charles mencurigai ketidaksetiaan Dorothy. Cerita mengatakan bahwa ketika Charles memergoki strinya tengah berselingkuh dengan Lord Wharton, Charles lalu menghukum Dorothy dengan cara mengunci dia di sebuah ruangan rahasia di rumah keluarganya, di Raynham Hall.

Walaupun menurut catatan Dorothy dikubur pada tahun 1726, namun ada kecurigaan bahwa pemakaman itu palsu, karena sebenarnya Charles telah mengurung istrinya di tempat rahasia di rumah tersebut, sampai akhirnya wanita itu meninggal beberapa tahun kemudian.

Kemudian, hantu Dorothy itulah yang kerap bergentayangan di rumahnya. Disebutkan Hantu Dorothy bergentayangan di sekitar tangga kayu oak dan tempat-tempat lainnya di Raynham Hall.

Mengenai perselingkuhan yang dituduhkan ke Dorothy, menurut Mary Wortley Montagu, Dorothy sebenarnya dijebak oleh Lord Wharton. Wharton meminta Dorothy untuk tinggal selama beberapa hari padahal dia mengetahui bahwa suaminya tidak akan pernah mengizinkannya untuk meninggalkannya, apalagi tidak menjaga anak-anaknya.

PENAMPAKAN

Di awal tahun 1800-an, Raja George IV, ketika tinggal di Raynham, dia melihat sesosok wanita mengenakan baju coklat berdiri di samping ranjangnya.

Penampakan tertulis pertama terkait hantu Brown Lady ditulis oleh Lucia C. Stone saat menghadiri pertemuan di Raynham Hall pada Natal tahun 1835. Stone mengatakan bahwa Lord Charles Townsend telah mengundang berbagai tamu ke Hall, termasuk Kolonel Loftus, untuk bergabung dalam perayaan Natal. Loftus dan seorang tamu bernama Hawkins mengatakan mereka telah melihat “Brown Lady” mendekati kamar tidur mereka pada satu malam, mereka melihat hantu perempuan tersebut memakai gaun coklat.

raynham_hall.jpg
Raynham Hall

Malam berikutnya, hantu Brown Lady terlihat kembali, kali ini oleh Kolonel Loftus. Dia melihat Hantu tersebut sedang berdiri di ruang utama. Kolonel Loftus kembali melihat penampakan yang sama seminggu kemudian, hantu tersebut mengenakan baju satin warna coklat dan kulitnya bercahaya hijau pucat. Nampak olehnya bahwa mata hantu itu ternyata telah tercongkel. Pengakuan penampakan yang dialami Loftus membuat beberapa pelayan ketakutan dan meninggalkan Raynham Hall.

Satu tahun kemudian, Kapten Frederick Marryat, seorang teman dari novelis Charles Dickens, dan penulis dari serangkaian novel laut populer, mengaku melihat hantu Brown Lady melayang di sepanjang lorong ruang atas, dengan membawa lentera. Ketika hantu tersebut melewatinya, hantu tersebut menyerigai kepadanya dengan senyuman yang jahat. Marryat menembak penampakan tersebut namun pelurunya hanya lewat begitu saja.

Lady Townsend melaporkan bahwa penampakan hantu Brown Lady berikutnya terlihat pada tahun 1926, ketika anaknya bersama temannya mengaku telah melihat sesosok hantu di tangga, mereka mengidentifikasi sosok hantu yang mereka lihat sama dengan potret Lady Dorothy Walpole yang di kemudian hari digantung di ruang berhantu di Raynham Hall.

FOTO PENAMPAKAN HANTU BROWN LADY

brown_lady.jpg
Foto hantu Brown Lady diambil pada tahun 1936 di Raynham Hall, Norfolk, Inggris. Foto ini sangat populer dan dianggap sebagai foto hantu terbaik yang pernah diambil.

Pada 19 September 1936, Kapten Hubert C. Provand, seorang fotografer yang bekerja untuk majalah Country Life yang berbasis di London, bersama dengan asistennya, Indre Shira, tengah mengambil foto Raynham Hall untuk sebuah artikel. Mereka mengklaim bahwa saat itu mereka telah mengambil foto dari tangga utama di Hall dan bersiap untuk mengambil gambar kedua ketika Shira melihat “sosok berbentuk uap air yang secara bertahap terlihat menjadi sosok seorang wanita” bergerak menuruni tangga menuju ke arah mereka. Alhasil mereka pun berhasil mendapat foto penampakan Brown Lady.

Kisah tentang penampakan hantu yang dilihat Provand dan Shira di Raynham Hall kemudian diterbitkan di majalah Country Life pada 26 Desember 1936 bersama dengan foto dari Brown Lady. Foto beserta cerita penampakan Brown Lady taking kemudian juga muncul di majalah Life edisi 4 Januari 1937. (bs22)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Paranormal Phenomena dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s