Gef: Kisah Musang Yang Dapat Berbicara

cryptid files.jpg
http://www.bamssatria22.wordpress.com
gefheader-001.jpg

GEF
-Talking Mongoose Cryptid
-1931
-Cashen’s Gap, Dalby, Isle Of Man

bamssatria22.wordpress.com

GEF (/ɛdʒf/JEF), juga disebut sebagai The Talking Mongoose atau The Dalby Spook, adalah nama yang diberikan kepada seekor luwak yang bisa berbicara yang diklaim menghuni sebuah rumah perladangan milik keluarga Irving yang dikenal sebagai wilayah Cashen’s Gap dekat dusun Dalby di Isle of Man. Kisahnya menjadi liputan luas oleh pers tabloid di Inggris pada awal tahun 1930-an. Meskipun Irvings meng-klaim mendapat perhatian dari parapsychologists dan pemburu hantu dari era seperti Harry Price, Hereward Carrington, dan Nandor Fodor, tapi sarjana media kontemporer Jeffrey Sconce menulis bahwa penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa “ini adalah luwak ekstra pintar yang menjadi teman khayalan yang diciptakan oleh putri Irving yang ekstra pintar.”

gef.jpg

CERITA

Pada bulan september tahun 1931, sebuah peristiwa aneh menghebohkan kepulauan kecil Isle of Man yang terletak di antara Inggris dan Irlandia . Sebagian orang menyebut peristiwa ini sebagai contoh dari aktivitas Poltergeist . Sebagian lagi menyebutnya sebagai fenomena psikologis dan yang lainnya menyebutnya sebagai sebuah hoax. Tidak heran, karena kasus ini melibatkan seekor musang yang bisa berbicara seperti layaknya manusia.

524px-isle_of_man_map-en.svg-001.jpg
peta Isle Of Man

James Irving adalah seorang petani yang telah berusia 60 tahun lebih dan tinggal di wilayah Cashen’s Gap bersama Istrinya, Margaret, dan anak perempuannya yang masih berusia 12 tahun, Voirrey . Rumah yang ditinggali keluarga Irving adalah sebuah rumah yang sangat sederhana. Tidak ada listrik, telepon atau radio. Tetangga yang terdekat tinggal lebih dari satu mil jauhnya.

irvings lamplight.jpg
Voirrey, Margaret and Jim Irving

Semuanya bermula ketika keluarga Irving mendengar suara-suara aneh pada malam hari. Suara itu terdengar seperti suara tiupan, meludah atau menggeram yang datang dari belakang panel kayu di dinding rumah. Dinding rumah James memang dilapisi oleh papan yang menyisakan ruangan selebar beberapa inci sehingga ia mengira kalau suara-suara itu dihasilkan oleh seekor tikus yang berhasil menyelinap. Jadi, ia mencoba untuk menemukan sumber suara tersebut supaya bisa mengusir makhluk pengganggu itu. Namun usahanya sia-sia.

Beberapa hari kemudian, suara itu kembali muncul. Lalu James memasang perangkap dan racun tikus. Kali ini pun usahanya sia-sia. Hingga beberapa hari berikutnya, suara-suara itu masih sering terdengar di dalam rumah. Dalam keputusasaannya mencari cara untuk mengusir makhluk itu, James mengeluarkan suara menggeram seperti anjing. Pikirnya, mungkin suara itu dapat menakuti makhluk itu sehingga lari keluar. Di luar dugaan, makhluk misterius itu menggeram balik. Namun, tidak kunjung keluar dari tempat persembunyiannya. Ini adalah awal mula dari Gef the Talking Moongose .

Hari-hari berlalu dan makhluk yang tak terlihat ini mulai sering meniru-niru suara berbagai hewan. James hanya perlu membunyikannya, dan ia akan mengikutinya. Suatu hari, seakan-akan bosan dengan suara hewan, makhluk itu mulai mengeluarkan suara-suara seperti seorang bayi yang sedang menggumam. Tidak berapa lama kemudian, makhluk ini sudah mampu berbicara dalam bahasa Inggris.

Awalnya, Voirrey meminta makhluk itu untuk mengulangi lagu tradisional Inggris yang dinyanyikannya. Makhluk itu mampu menirunya dengan suara yang jernih. Beberapa hari kemudian, makhluk itu mulai dapat berbicara dengan jelas. Lalu, ia mulai memperkenalkan diri kepada keluarga Irving. Disinilah awal mula kisah ini berkembang menjadi aneh dan terdengar mengada-ngada. Perlu diketahui kalau hingga saat ini, keluarga Irving masih belum bisa melihat rupa makhluk misterius itu sehingga keberadaannya hanya bisa diketahui lewat suara yang dikeluarkannya.

Makhluk itu memperkenalkan dirinya sebagai Gef (Jeff) dan ia mengklaim kalau ia adalah seekor musang super cerdas yang lahir di New Delhi, India , pada tahun 1852. Selain itu, ia juga mengklaim kalau ia adalah “roh dunia” dan “hantu dalam rupa seekor musang” .

Pernah suatu hari Gef berkata: “Aku ini makhluk aneh. Aku punya tangan dan kaki dan kamu akan pingsan jika melihatku. Kamu akan diam membeku dan berubah menjadi batu atau tiang garam!” Mendengar ini, entah apa reaksi keluarga Irving. Namun sepertinya mereka mulai menyukai makhluk unik ini. Sejak itu, Gef mulai sering bercakap-cakap dengan keluarga Irving. Terutama dengan James dan Voirrey. Namun ia agak kurang bersahabat dengan Margaret.

Setelah cukup lama membangun komunikasi, Gef menjadi lebih terbuka dan mulai berani menampakkan dirinya. James dan Margaret diijinkan melihatnya sekilas dan hanya Voirrey yang boleh menatapnya secara langsung. Voirrey menyebutkan kalau makhluk itu hanya seukuran tikus kecil, memiliki ekor panjang berbulu lebat dan tubuh yang berwarna kekuningan. Karena sudah menjadi bagian dari keluarga Irving, Gef diberi tempat di kamar Voirrey di salah satu partisi kotak yang ada disitu. Keluarga Irving menyebutnya “Gef’s Sanctum” atau “Tempat pertapaan Gef”.

gef_sanctum.jpg
Photograph of the top of the wardrobe in Voirrey Irving’s bedroom, known as Gef’s ‘Sanctum’. It was here that the Talking Mongoose allegedly ate his food, danced & bounced a favourite ball. He also pushed the chair which can be seen about for exercise. (Reproduced from The Haunting of Cashen’s Gap by Harry Price & R.S. Lambert [Methuen & Co. Ltd., 1936])

Pada siang hari, Gef sering keluar rumah sambil menumpang bus dan mengelilingi pulau. Malamnya, ia kembali ke rumah dan membagikan informasi dan gosip yang didengarnya kepada keluarga Irving. Ia juga sering membacakan beberapa bagian dari surat kabar lokal. Mengenai Gef, James pernah berkata: “Ia mengumumkan kehadirannya dengan memanggil saya dan istri dengan nama Kristen kami. Kekuatan pendengarannya sangat luar biasa sehingga tidak ada gunanya kami berbicara dengan berbisik. Ia bisa mendengar suara bisikan dari jarak 15-20 kaki jauhnya, mengatakannya kepada kalian, dan mengulanginya sama persis.”

jimirving01.jpg
Jim Irving points to a gap between the wall & roof slats of the farmhouse building where the fingers of Gef, the Talking Mongoose can apparently be seen protruding through. (Photograph reproduced fromThe Unexplainedmagazine [Orbis Publishing])

Bukan cuma sekedar membagi gosip dan informasi, kadang Gef juga pulang sambil membawa kelinci untuk dimasak. Sebagai imbalan, Margaret akan memberinya biskuit dan coklat. Gef juga suka dengan sosis dan daging babi. Makanan itu biasa ditaruh Margaret di palang dekat langit-langit dan Gef akan menyelinap keluar untuk mengambilnya. Selain kebiasaan itu, Gef juga suka menyanyi dan bisa menyanyikan bagian dari lagu tradisional Spanyol serta lagu himne. Walaupun karakternya cukup periang, kadang perangai Gef juga bisa berubah dengan tiba-tiba.

Suatu hari, ia memaki James karena dianggapnya terlalu lambat membacakan surat kabar pagi untuknya. Saat itu ia berteriak: “Read itu out, you fat headed Gnome!” Lalu, ia juga pernah mengeluarkan suara geraman selama 30 menit tanpa henti dan mengakui kalau ia melakukannya hanya karena usil. Bahkan Margaret yang baru pulang pernah dilemparinya dengan batu. Margaret berteriak: “Apakah itu kau Gef?” Gef berkata: “Ya, Maggie penyihir perempuan, perempuan Zulu, Perempuan Honolulu.”

Entah bagaimana awalnya, namun kisah Gef mulai tercium oleh media yang kemudian mulai memberitakannya, kebanyakan dengan nada mencemooh. Walaupun begitu, pemberitaan ini telah membuat ketenaran Gef terus menyebar hingga ke London. Namun pemberitaan yang sangat gencar itu malah membuat Voirrey sering mengalami ejekan di sekolahnya.

Awalnya, oleh media-media, kasus ini dikenal dengan sebutan “Man-Weasel Mystery” atau “Dalby Spook” . Pada saat itulah, kisah Gef mulai menarik perhatian banyak peneliti paranormal, salah satunya adalah Harry Price . Mungkin Gef tidak suka dengan ketenaran. Ketika berita mengenainya mulai menyebar, ia mulai jarang berbicara. Dan ketika Harry Price muncul di kediaman Irving untuk mengadakan penelitian, ia hanya disambut kesunyian. Gef tidak pernah terdengar lagi.

harry_price_by_william_hope.jpg
Sebuah foto dari Harry Price yang diambil oleh fotografer William Hope pada tahun 1922

Pada tahun 1945, Margaret dan Voirrey pindah ke kota lain setelah kematian James Irving. Gef sepertinya tidak mengikuti keluarga ini karena keluarga Irving pun tidak pernah mendengar suara Gef lagi. Rumah mereka yang lama kemudian ditempati oleh Mr. Leslie Graham yang membelinya pada tahun 1946.

irvinghousefarm.jpg
Irving’s Housefarm.

Mr.Leslie Graham, petani yang telah membeli pertanian mereka, menyatakan dalam pers bahwa ia telah menembak dan membunuh Gef . Bangkai yang diperlihatkan oleh Graham adalah, bagaimanapun, hitam dan putih dan jauh lebih besar daripada Musang GEF yang terkenal dan Voirrey Irving yakin bahwa itu bukan GEF. Setelah Mr.Graham meninggalkan rumah itu, rumah keluarga Irving itu akhirnya diratakan dengan tanah.

INVESTIGASI

Pada bulan Juli 1935, editor The Listener, Richard S. Lambert (dikenal sebagai “Rex”), dan Paranormal, Harry Price, pergi ke Isle of Man untuk menyelidiki kasus ini dan menghasilkan buku berjudul The Haunting of Cashen’s Gap: A Modern “Miracle” Investigated yang terbit pada tahun 1936. Mereka menghindari mengatakan bahwa mereka percaya cerita ini tapi mereka juga berhati-hati dengan melaporkannya secara obyektif. Dia tidak menuduh keluarga Irving mengarang-ngarang cerita. Namun ia juga tidak memvalidasinya.

irvings_lambert.jpg
Voirrey & Jim Irving with R.S. Lambert (right) who co-authored Price’s book on the Talking Mongoose caseThe Haunting of Cashen’s Gap(Methuen & Co. Ltd., 1936) (Reproduced fromThe Unexplainedmagazine [Orbis Publishing])

Buku ini melaporkan bahwa dalam beberapa kesempatan, Price mencoba untuk meneliti bukti fisik keberadaan Gef, Misalnya keberadaan sehelai rambut/bulu dari dugaan Gef dikirim ke Julian Huxley , yang kemudian mengirimkannya ke seorang naturalis, F. Martin Duncan, yang meng-identifikasi-nya sebagai rambut/bulu anjing . Price menduga rambut/bulu itu milik anjing gembala Irving yang bernama Mona .

hux-oxon-72.jpg
Sir Julian Sorell Huxley.
voirrey and mona.jpg
Voirrey Irving & Mona, the sheep dog. (Reproduced from The Unexplained magazine [Orbis Publishing])

Price meminta Reginald Pocock dari Natural History Museum untuk mengevaluasi cetakan kaki yang diduga dibuat oleh Gef di plasticene bersamaan dengan perkiraaan jejak tanda gigi Gef. Menariknya, Pucock tidak bisa memastikan hewan yang telah menciptakan jejak seperti itu, meskipun ia mengakui bahwa salah satu dari mereka mungkin telah “dibayangkan dibuat oleh anjing”. Dia menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda telah dibuat oleh Musang.

gef_prints.jpg
The alleged foot tracks & teeth marks of Gef, the Talking Mongoose. The impressions are as follows:-Top left- Right fore paw with ‘fingers’ extended;Top right- Right fore paw with ‘fingers’ in normal position;Bottom centre- Hind paw;Bottom right- Teeth marks (upper jaw, two sets). All are imprints in plasticine with the exception of the top left impression. (Reproduced fromThe Haunting of Cashen’s Gapby Harry Price & R.S. Lambert [Methuen & Co. Ltd., 1936])

Catatan harian James Irving, bersama dengan laporan tentang kasus ini, sekarang berada dalam arsip Harry Price di Perpustakaan Gedung Senat, University of London . Harry Price yang meneliti kisah Gef berdasarkan catatan harian yang ditulis James Irving mengenai Gef antara tahun 1932 dan 1935, tetap tidak berani mengambil kesimpulan yang pasti tentang Gef.

Price juga mengunjungi Irving dan mengamati dinding ganda dari panel kayu yang meliputi kamar interior rumah tua berdinding batu yang menampilkan cukup interior ruang udara antara batu dan dinding kayu yang “membuat seluruh rumah seperti tabung yang bisa berbicara dengan keras, dengan dinding seperti papan bersuara. Dengan berbicara melalui salah satu dari banyak lubang di panel, itu memungkinkan untuk menyebarkan suara ke berbagai bagian rumah.” Menurut Richard Wiseman , ” Price dan Lambert yang kurang antusias tentang kasus ini, menyimpulkan bahwa hanya orang yang paling mudah percaya yang akan terkesan dengan bukti keberadaan GEF.”

384px-richard_wiseman-emcee-csicon_2012-nashville-opening_remarks-oct_26_2012.jpg
foto Wiseman tahun 2012

Selain Price, peneliti paranormal lain yang meneliti kasus Gef adalah Nandor Fodor, seorang Petugas Peneliti untuk International Institute for Physical Research pernah mencoba tinggal di rumah Irving selama seminggu tanpa melihat atau mendengar GEF. Fodor tinggal di rumah Irving selama satu minggu untuk penelitiannya. Ia tidak mendengar suara Gef. Namun ia menemukan kalau keluarga Irving adalah orang yang tulus dan jujur. Ia percaya kalau mereka tidak merekayasa kasus ini. Fodor juga tidak percaya kalau kasus Gef adalah kasus Poltergeist seperti yang disarankan banyak orang karena Gef tidak menunjukkan kekuatan paranormal dan secara konsisten tampil sebagai hewan kecil yang bisa difoto dan disentuh.

fotogef.jpg
salah satu foto Gef yang diambil oleh Voirrey

Menurut Fodor: “Setelah meneliti semua bukti yang ada, salah satu jawaban yang paling mungkin adalah Gef benar-benar seekor hewan yang bisa berbicara – atau dalam kata-kata Gef sendiri, seekor musang yang sangat sangat cerdas”.

nandorfodor.jpg
Nandor Fodor

Belakangan, ia mengkoreksi pendapatnya dan mengatakan kalau Gef bisa saja merupakan bagian dari kepribadian James Irving yang terpecah, sebuah kompensasi dari ambisi dan “kelaparan mental” akibat kesepian yang dialaminya. Menurut Fodor: “Hybrid Gef yang aneh tidak sesuai dengan kategori manusia, hewan atau hantu. Namun memiliki semua karakteristik makhluk-makhluk tersebut.”

Tetapi, jika Gef adalah bagian dari kepribadian ganda yang dimiliki James, bagaimana menjelaskan orang lain yang juga mendengarkan suaranya?

KESAKSIAN

Apakah keluarga Irving telah menciptakan sebuah kisah fantasi? Memang, sebagian orang menyebut kisah ini sebagai sebuah hoax yang diciptakan oleh keluarga Irving.

Kathleen Green, salah seorang teman masa kecil Voirrey , pernah mengatakan dalam wawancara radio kalau Voirrey adalah seorang Ventriloquist (ahli suara perut) yang sangat baik. Bisa saja Voirrey telah menciptakan rekayasa ini tanpa diketahui oleh orang tuanya.

Namun, teori ini dibantah, bahkan oleh banyak penduduk pulau yang dalam beberapa kesempatan pernah mendengar Gef berbicara. Misalnya, salah seorang supir bus bernama Jack Tearle (Ingat Gef suka menumpang bus keliling pulau), yang mengatakan kalau Gef benar-benar ada dan suka mencuri sandwichnya. “Ya, aku adalah orang yang makan siangnya suka dicuri. Makan siangku adalah enam sandwich yang dibungkus kertas berwarna coklat. Kertas itu dirobek seperti oleh cakar atau pisau. Aku ingin sekali menangkap Gef dengan tanganku sendiri.”

Lalu, ada Charles Morrison, seorang teman James Irving . Ia juga pernah mendengar suara Gef. Suatu hari, di dapur rumahnya, Morrison mendengar Gef berkata: “Katakan kepada Arthur (Anak Morrison) supaya tidak usah pulang. Ia tidak percaya keberadaanku. Aku tidak akan berbicara kalau ia datang. Aku akan menembak kepalanya dengan peluru 3d.”

Arthur yang awalnya menganggap semua kisah ini sebagai gurauan pada akhirnya juga mempercayai keberadaan Gef karena ia juga mendengar suaranya ketika ia mampir ke kediaman Irving. Saat itu, satu suara menyambutnya: “Hallo, panggil aku Gef. Aku adalah roh dunia. Sebelum aku melihatmu, aku ingin menembak kepalamu dengan peluru 3d. Tetapi aku menyukaimu sekarang.”

Jadi, apakah orang-orang ini telah berkoloborasi dengan keluarga Irving untuk menciptakan sebuah rekayasa?

ARGUMEN DAN fAKTA

**Ada sebuah argumen yang membantah adanya teori rekayasa yang dilakukan keluarga Irving, yakni tidak adanya motivasi uang di dalam kasus ini. Irving pernah ditawari uang yang cukup banyak untuk sebuah foto Gef yang pernah diambil Voirrey. Namun, ia menolaknya. Seorang agen teater di Amerika juga pernah menawarinya 50.000 Dolar untuk hak ekslusif atas Gef. Ia juga menolaknya.

**Mendengar kisah Gef, mungkin kita akan segera teringat dengan salah satu tokoh dalam film The Chronicle of Narnia . Apa yang membuat kisah ini lebih menarik mungkin adalah fakta banyaknya pemberitaan dan peneliti yang dibuat tertarik olehnya. Bahkan hingga saat ini, penelitian mengenai kasus ini masih dilakukan.

**Empat kemungkinan keberadaan Gef: Pertama, Gef adalah manifestasi dari roh seperti yang sering diakuinya. Kedua, Gef adalah produk dari sebuah rekayasa antara keluarga Irving dan beberapa orang terdekatnya. Ketiga, Gef adalah manifestasi kepribadian salah seorang anggota keluarga Irving yang terpecah. ke empat, Gef benar-benar seekor musang super cerdas yang bisa berbicara.

**Belakangan diketahui kalau 20 tahun sebelumnya, beberapa penduduk pulau memang mengimpor musang-musang dari India untuk mengurangi populasi tikus di pulau itu.

PENDAPAT SKEPTIS

Meskipun beberapa peneliti psikis berpikir bahwa GEF adalah poltergeist atau hantu, para penduduk Isle of Man yang skeptis percaya bahwa keluarga Irving telah berkolusi untuk mengabadikan tipuan yang berasal oleh putri Irving, Voirrey. Seorang wartawan dari Isle of Man Examiner menulis bahwa ketika ia mengetahui Voirrey membuat suara-suara, James Irving mencoba meyakinkannya suara datang dari tempat lain.

Menurut seorang peneliti, Joe Nickell , ia mencurigai Voirrey telah menggunakan suara perut dan trik lainnya “sebuah efek yang dilakukan oleh salah seorang anggota keluarga, wartawan yang mencari sebuah cerita, dan penggemar gejala paranormal yang mudah percaya.”

279px-joe-nickell-european-skeptics-congress-budapest.png
foto Joe Nickell tahun 2010

PENUTUP: KESAKSIAN VOIRREY

Pada tahun 1970, Walter McGraw, seorang reporter dari majalah FATE , berhasil melacak Voirrey Irving untuk diwawancara. Pada saat itu, ia tetap bertahan pada kesaksiannya mengenai Gef.

“Saat itu aku adalah seorang yang pemalu dan Gef mengajariku untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak berani kutemui. Ada yang mengatakan kalau semua ini adalah rekayasa karena aku adalah seorang Ventriloquist. Percayalah, kalau aku sehebat itu, tentulah aku sudah kaya raya sekarang.”

“Aku sampai harus meninggalkan The Isle of man dan harus bekerja dimana orang-orang belum pernah mendengar kisah mengenai itu. Gef bahkan telah membuatku tidak menikah. Bagaimana aku bisa menceritakan mengenai hal itu kepada keluarga calon suamiku?”

“Kisah itu bukan sebuah rekayasa. Namun aku berharap semuanya tidak pernah terjadi.”

“Ya, memang ada hewan kecil yang bisa berbicara dan melakukan banyak hal. Ia mengatakan kalau ia adalah seekor musang dan kami harus memanggilnya Gef. Aku berharap saat itu ia tidak mengganggu kami.”

Voirrey Irving meninggal pada tahun 2005 dan kasus ini tetap menjadi misteri.

gef_fence_large.jpg
foto Gef yang di ambil Voirrey.

Sumber: http://www.bamssatria22.wordpress.com, en.wikipedia.org

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di The Cryptid Files dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s