Cynocephaly: Legenda Manusia Berkepala Anjing

magical creatures.jpg
http://www.bamssatria22.wordpress.com
dog-headed men ft 286 cover-001.jpg

Legenda cynocephaly ada dalam mitologi Eropa, India dan Cina. Legenda dari ketiga budaya ini awalnya mengatakan bahwa cynocephaly tinggal di suatu tempat di sebelah barat tanah liar Tibet dan utara Persia (Yang dikemudian hari menjadi Iran). Legenda Eropa kemudian mulai menempatkan cynocephaly di semua wilayah yang belum dijelajahi.

669px-schedel'sche_weltchronik-dog_head.jpg
A cynocephalus. From the Nuremberg Chronicle(1493).

Di Eropa, mereka digambarkan sebagai manusia berkepala anjing, kadang-kadang berbulu lebat. Dalam legenda di India dan Cina, Cynocephaly digambarkan sebagai mahluk yang bisa mengubah bentuk menjadi hewan lain selain anjing, tapi yang pasti transformasi perubahan manusia ke anjing-lah yang sering dilaporkan.

Legenda ini hampir mirip dengan legenda tentang Werewolf , sebagian ahli dan peneliti Cryptozoology bahkan beranggapan bahwa kepercayaan ini sebenarnya legenda atau cerita tentang werewolf dan bukan merupakan cabang ilmu dari Cryptozoology dan lebih mengarah ke metafisika.

Imajinasi budaya yang melintasi waktu telah menghasilkan berbagai binatang mitos.Tidak banyak fakta yang diketahui, ada banyak kisah manusia berkepala anjing dari berbagai budaya yang berbeda di seluruh dunia. Perlu dicatat bahwa ini bukan Werewolf ( manusia serigala ), tapi binatang atau dewa-dewa dengan kepala anjing pada tubuh manusia sepenuhnya. Juga harus dicatat bahwa makhluk ini selalu laki-laki.

Mungkin contoh paling awal adalah dewa Mesir Anubis . Dewa ini digambarkan dengan tubuh manusia tetapi dengan kepala seekor anjing. Anubis adalah dewa kematian dan bawah tanah, dan lukisan Anubis dapat ditemukan di seluruh situs Mesir kuno .

anubis_attending_the_mummy_of_sennedjem.jpg
Picture of wall painting from the tomb of Sennedjem. Anubis attending the mummy of the deceased.

Sementara orang-orang Yunani kuno mungkin tidak memiliki dewa berkepala anjing, tapi mereka tahu tempat di mana makhluk itu konon ada. Kembali pada abad kelima SM, seorang dokter Yunani menulis tentang manusia berkepala anjing yang dapat ditemukan di India. Kemudian, seorang penjelajah Yunani menggambarkan manusia berkepala anjing, juga di India, yang berbicara satu sama lain dengan menggonggong.

Berabad-abad kemudian, yakni generasi tua dari Gereja Katolik percaya makhluk seperti itu ada. St.Agustinus menuliskan dalam tulisannya jika manusia berkepala anjing diadakan pada hukum moral yang sama sebagai manusia dan jika mereka bisa diselamatkan. Tetapi Agustinus tidak hanya menyelidiki subyek dalam kekristenan. Sangat aneh, beberapa ikon kuno St.Christopher menggambarkan dia memiliki kepala anjing. Cerita berlanjut bahwa ia memimpin kehidupan yang penuh dosa, tetapi ketika ia direformasi dan dibaptis ia berubah menjadi seorang pria memiliki kepala manusia.

saint_christopher_cynocephalus.gif
Traditional eastern depiction of a dog-headed Saint Christopher: an icon from the Byzantine and Christian Museum in Athens.

Bahkan King Arthur masuk ke dalam gambar itu ketika ia dan pasukannya diduga mengalahkan sekelompok tentara berkepala anjing di sekitar gunung Edinburgh.

Seluruh fenomena ini kemudian merosot dari keyakinan ke dalam bentuk nama-panggilan ketika Charlemagne menyatakan bahwa ras Nordik, musuh-musuhnya, semua memiliki kepala anjing. Kemungkinan Charlemagne tidak percaya ini benar secara harfiah.

Dan meskipun ia tidak pernah mengaku bertemu dengan mereka secara pribadi, Marco Polo melaporkan bahwa anjing berkepala manusia hidup di sebuah pulau di lepas pantai Myanmar.

Ada juga laporan tentang manusia berkepala anjing dalam tulisan-tulisan dari Cina abad ke-5, dan beberapa legenda manusia berkepala anjing di daerah Afrika.

Kisah-kisah ini tidak semuanya kuno. Penampakan saat ini apa yang diklaim sebagai manusia dengan kepala anjing terjadi di Michigan, Wisconsin, dan Kepulauan Shetland.

Jelas tidak ada kerangka manusia berkepala anjing yang pernah ditemukan untuk mendukung cerita-cerita tersebut, dan saat ini orang-orang yang percaya cerita ini sangat sedikit. Tapi mitos luas yang membuat orang bertanya-tanya di mana semua cerita-cerita ini berasal dan mungkin saja itu semua hanya sisa-sisa mitos global yang sebelumnya sudah lama hilang yang kemudian dikembangkan kembali oleh rasa keingintahuan mereka sendiri dalam budaya yang berbeda.

Jika cynocephaly nyata ada, sulit untuk memutuskan apa jenis hewan ini dan masuk dalam spesies apa. Beberapa legenda mungkin hanya berdasarkan pertemuan dengan babon, spesies kera dengan moncong seperti anjing.

Penelitian lebih lanjut telah membawa pada suatu kesimpulan bahwa dongeng cynocephaly ini sebenarnya berdasarkan pada mitos asal nenek moyang anjing dari suku yang dianggap dan tidak “beradab” oleh penulis di India dan Cina. Kemungkinan dahulu ada suku tertentu yang menggunakan topeng anjing untuk berburu atau berperang, karena kepercayaan anjing yang dianggap dewa tidak hanya dimiliki oleh bangsa mesir kuno saja namun bisa jadi suku-suku lain pun memilikinya, terutama yang masih ada akar kerabat dengan bangsa Mesir.

Namun yang menarik adalah tulisan Rajev Poor dari India, menurutnya kemungkinan pada zaman dahulu era setelah zaman es memang ada manusia yang tubuh dan rupanya seperti binatang tertentu, Rajev menemukan fakta bahwa di daerah seperti India dan Cina memiliki kepercayaan tentang manusia kera, di India dikenal manusia kera bernama Hanoman yang membantu Rama dalam peperangan di epik Ramayana. Sedangkan di Cina ada kepercayaan tentang dewa kera Sun Go Kong .

Di eropa sendiri banyak kepercayaan manusia hewan seperti manusia kuda Centaur atau manusia berkepala banteng. Kemungkinannya seluruh ras manusia hewan dahulu memang ada dengan jumlah yang terbatas. Mereka ini sengaja dibunuh karena mereka dianggap bukan manusia, mereka dianggap “benar-benar” monster.

Karena jarangnya laporan tentang penampakan makhluk-makhluk ini terutama makhluk cynocephaly, para ahli cryptozoologists mengabaikan mereka. Untuk beberapa yang masih memperhatikan eksistensi mereka, cynocephaly dipandang sebagai salah satu jenis mahluk yang masih harus benar-benar dibuktikan keberadaannya. (*bs-22*)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Encyclopedia Of Magical Creatures dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s