Antikythera Mechanism: Penemuan Komputer Analog Kuno Di Yunani

ancient technology.jpg
http://www.bamssatria22.wordpress.com
antikythera-001.jpg

Pada 1901, para penyelam Yunani di perairan pulau Antikythera (Cerigotto/Sijiljo/Stus) menemukan sebuah benda peninggalan dari sebuah puing-puing bangkai kapal yang karam di dasar laut tahun 80 SM. Benda dengan bentuk seperti sebuah jam beker ini kemudian dikenal sebagai Antikythera Mechanism

672px-nama_machine_d'anticyth_re_1.jpg
The Antikythera mechanism (Fragment A – front)
579px-nama_machine_d'anticyth_re_4.jpg
The Antikythera mechanism (Fragment A – back)

Penelitian lebih mendalam kemudian oleh Derek John De Solla Price , menunjukkan bahwa mekanisme benda ini adalah seperti yang kini digunakan sebagai komputer (mesin hitung) untuk mengukur pergerakan bintang-bintang dan planet-planet.

derekdesollaprice-001.jpg
Derek John De Solla Price

Antikythera mechanism memang merupakan komputer analog kuno yang dirancang untuk menghitung posisi astronomi. Tapi nyatanya baru sebatas itulah para ahli bisa menebak. Sampai saat ini tak satu pun orang tau di mana Antikythera mechanism dibuat.

Dalam Scientific American , De Solla juga mengingatkan kembali tentang penemuan sebuah alat hitung kalender beroda gigi dari kebudayaan Islam abad ke-13 yang tersimpan di Museum Sejarah Iptek, Oxford. Konsep kerjanya seperti yang telah ditulis oleh ahli astronomi, Al Biruni pada tahun 1.000 M. Peralatan yang dibuat oleh peradaban Islam itu lebih sederhana daripada Antikythera Mechanism namun memperlihatkan banyak kesamaan pokok detil teknis yang digunakan diantara keduanya.

Dari ini tampaknya peradaban Antikythera seolah-olah telah lenyap dari kita namun muncul dan dipahami oleh orang-orang Arab (Islam). Hingga lalu masuk ke peradaban Eropa pada abad pertengahan menjadi dasar teknologi jam modern.

Profesor Michael Edmunds dari Cardiff University, yang memimpin sebuah studi tahun 2006 dari mekanisme mengatakan, “Alat ini luar biasa, hanya satu-satunya. Disainnya indah, perhitungan astronominya juga luar biasa tepat. Siapapun bisa ternganga bila menyaksikannya, alat ini telah diciptakan dengan penuh ketelitian. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi saya, apa lagi yang mereka ciptakan saat itu? Dari segi nilai sejarah dan kelangkaan, saya harus menganggap mekanisme ini lebih berharga daripada lukisan Mona Lisa .”

Para ilmuwan di Universitas Cardiff telah memimpin sebuah tim tingkat dunia didalam mengulik seluk beluk rahasia kalkulator astronomi yang telah berumur dua ribu tahun yang mana dapat merubah cara kita berpikir mengenai dunia prasejarah.

Dr.Tony Freeth dari Universitas Matematika dan Prof.Mike Edmunds dari Universitas Fisika Astronomi yang pertama kali mengetahui Antikythera Mechanism, yakni kalkulator astronomi pada abad kedua sebelum masehi. Sekarang mereka percaya mereka telah menemukan rahasia misteri mengenai bagaimana hal ini bekerja.

440px-antikythera_mechanism.svg.png
Schematic of the artifact’s known mechanism
freeth.png
Dr.Tony Freeth et al. proposal.
gearing_relationships_of_the_antikythera_mechanism.png
Internal gearing relationships of the Antikythera Mechanism, based on the Freeth and Jones proposal.
computer_graphic_for_front_of_antikythera_mechanism.jpg
Computer-generated front panel of the Freeth model.
450px-antikythera_model_front_panel_mogi_vicentini_2007.jpg
Internal gearing relationships of the Antikythera Mechanism, based on the Freeth and Jones proposal.

Para penyelam yang mengeksplorasi sebuah kapal karam di pulau Antikythera yang tenggelam pada abad ke-20 telah membawa potongan kayu patah dan kotak perunggu yang berisi tuas-tuas penggerak. Sejak saat itu, para ilmuwan berusaha merekonstruksinya. Setiap peneliti saling berlomba untuk memaparkan teori yang lebih baik dari penjelasan peneliti sebelumnya.

Penelitian yang mendetail dari mekanisme tuas menunjukkan bahwa alat tersebut mampu melakukan penghitungan astronomi secara luar biasa tepat. Kalkulator ini mampu melacak jejak bulan dan matahari pada rasi bintang, penghitungan gerhana secara tepat, pergerakan orbit bulan yang tidak umum serta posisi planet.

Hal tersebut menunjukkan bahwa teknologi Yunani kuno telah maju jauh melampaui perkiraan. Tidak ada peradaban yang mampu menciptakan suatu benda yang begitu rumit semacam ini dalam ribuan tahun yang lalu.

Antikythera Mechanism ini kini disimpan di Museum Arkeologi Nasional, Athena (Yunani).

242px-nama_machine_d'anticyth_re_6.jpg
Reconstruction of the Antikythera mechanism in the National Archaeological Museum, Athens(made by Robert J. Deroski, based on Derek de Solla Pricemodel)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Ancient Technology dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s