Bimini Road: Jalan Raya Kuno Atlantis, Dermaga, Kuil atau Bentukan Alam ?

mysteris of the anicents.jpg
Bimini Road: Jalan Raya Kuno Atlantis, Dermaga, Kuil atau Bentukan Alam ?
biminirdmap-001.jpg

Mungkin penemuan dari Bimini road bisa menjadi suatu bukti akan eksisnya Atlantis pada masa lampau, seperti yang pernah diutarakan oleh seorang ahli metafisika terkenal dari Amerika, Edgar Cayce yang meramalkan bahwa bukti dari sisa-sisa peradaban Atlantis akan muncul di sekitar Bahama diantara tahun 1968 dan 1969.

atlant6.gif

Dan tanpa disangka-sangka, memang benar pada tahun 1968 Bimini road/Bimini Wall ini ditemukan. Karena letaknya tidak terlalu dalam, maka Bimini road akan mudah terlihat citranya dari atas permukaan air.

480px-bimini_island.jpg
Satellite picture of North Bimini Island

Pada tanggal 2 september 1968 seorang penyelam bernama Joseph Manson Valentine yang sedang melakukan ekspedisi di dasar laut dekat kepulauan bahama di kejutkan dengan sebuah penemuan formasi batu yang mirip dengan jalan. Manson yang menyelam pada kedalaman 5,5 meter di bawah laut lepas pantai bimini secara tidak sengaja menemukan sebentuk jalan setapak yang kemudian diteliti dan diketahui terbentuk dari jajaran batuan batuan dengan beragam ukuran dan ketebalan.

Dengan panjang sekitar 0,8 km,dan berdiameter sekitar 3×2 atau 4×3 meter memanjang dari timur laut ke barat daya dengan balok balok batu penyusunnya berbentuk segiempat yang terbentuk dari lime stone (batuan yang berjenis sedimen/endapan yang terbentuk dari mineral calcite dan aragonite ), sebagai bahan dasar jalan ini yang menambah tanda tanya tentang siapa pembuatnya, meskipun banyak yang mengatakan bahwa ini merupakan gejala alam yang biasa, namun dengan melihat kerapian tatanan batu-batu tersebut, diduga sebagai sisa peradaban yang hilang.

Namun yang menjadi pertanyaan peradaban bangsa manakah yang mampu membuat jalan raya? Dari abad keberapakah jalan ini di buat? Dan siapakah yang membuatnya?

biminiroadmap.jpg
Map of Bimini Road drawn after aerial and underwater surveys carried out by the Poseidia 75 expedition, sponsored by the A.R.E.The road is magnified to approximately twice its actual size in relation to the island of Bimini.

Setelah penemuan dari Manson, berita adanya situs batuan ini menyebar dengan cepat, hingga tak berapa lama banyak ahli geografi, arkeolog, antropolog, ahli kelautan dan penyelam yang datang ke lokasi.
Penemuan selanjutnya berhasil menemukan dua jajaran bimini road yang lain yang berjejer secara paralel dan di satu titik seperti menopang/tumpang tindih satu sama lain. dua jalur yang lain selain bimini road kita sebut saja dengan jalur middle dan inner.

Bimini road dan dua jalur lainnya ( middle and inner ) berjajar secara paralel dan saling mengait satu sama lain di ujung barat daya. Secara konsisten bebatuan tersebut memiliki lebar antara 3-4 meter pada jalur utama dan 1-2 meter pada jalur lainnya. Jalur utama memiliki panjang 800m dan dua jalur lain hanya 50-60 meter saja.

Keseluruhan susunan batuan tiga jalur ini terdiri atas batuan endapan lime stone. Lime stone yang terdapat di bimini ini sedikit berbeda dengan lime stone di berbagai belahan dunia lainnya dimana lime stone di bimini ini mengandung carbonate cemented shell hash yang kemudian di sebut beachrock oleh para peneliti.

Beachrock sendiri diyakini berasal dari bimini, bentuknya yang hampir bundar dan persegi dalam hipotesa awal para peneliti adalah batuan yang sama terdapat di pantai dan daratan pulau bimini yang mengalami proses erosi biologi, fisika ataupun kimia yang mengakibatkan bagian luar dari batuan tersebut hilang.

Struktur Batuan sedimen tidak seperti batuan beku, dimana batuan beku antara struktur luar dan dalam itu konsisten (bisa lihat pada kerikil/batu kali). Berbeda dengan batuan sedimen yang terkadang bagian dalam dan luar berbeda material pembentuknya akibat terbentuknya batuan ini yang cukup lama.

Pada tahun 1978, para ahli dari Department of Geology, University of Miami melakukan sampling dan uji karbon terhadap batu-batu tersebut, dan diperkirakan bahwa batu-batuan tersebut berusia sekitar 3,500 tahun yang lalu. Departemen ini mendapatkan data dari E.A. Shinn pada penelitiannya tahun 1977 kemudian ditahun berikutnya yaitu 1979 penelitian ini diteruskan oleh Calvert , data-data dari Calvert secara garis besar menunjukkan umur 3500 tahun pada batuan bimini road.

shinn-fig.2.jpg
Vertical view of Bimini stones. Note the 4-inch-diameter core hole and oriented cores adjacent to hole. Beachrock like this can seem dramatic and artificial but in fact is a natural geological phenomenon.
shinn-fig.3.jpg
View of sawed surface of a two-inch-diameter core from Bimini beachrock from the first expedition. Coarse shell fragments that compose the rock are roughly the same size as those on the present-day swimming beach at Bimini.
shinn-fig.7.jpg
A diver over the Bimini stones.

Dari 4 lokasi yang diteliti memiliki hasil seperti ini;
1. 2780 – 3500,
2. 3500 – 3580,
3. 3350 – 3440,
4. 3510 – 3580.

Penelitian berikutnya mengarah pada beachrock yang berada dipantai bimini dan sekitarnya. Dari hasil penelitian terhadap batuan batuan ini mendapatkan hasil prakiraan umur yang lumayan jauh berbeda, hanya menunjukkan umur 2770 – 2850 dan 2840 – 2910. Hasil ini juga telah mengukur bagian inti beachrock, dimana bagian inti menunjukkan skala umur paling tua daripada bagian lainnya.

Dari hasil penelitian ini tentu saja tidak membuktikan bahwa balok-balok batu bimini road berasal dari batu diatas permukaan pantai bimini. Dan penelitian umur ini juga dilakukan oleh dua peneliti lain dari universitas Miami, Davaud dan Strasser.

Namun sampai saat ini Bimini road sendiri masih banyak diliputi kontroversi, bagi orang-orang yang percaya bahwa Atlantis benar-benar eksis, mereka beranggapan mungkin ini dulunya merupakan sebuah jalan raya kuno, adapula yang menganggap reruntuhan sebuah tembok bangunan/benteng dari peradaban tersebut. Namun, ada beberapa pendapat yang menyebutkan bahwa Bimini road terbentuk secara alami.

Pada awalnya beberapa pihak mempercayai bimini road adalah sisa-sisa peninggalan peradaban jaman dahulu (terutama Atlantis) sebagai bentuk dari jalan, tembok atau sebuah struktur yang disengaja untuk tujuan tertentu.

Sebagai contoh adalah artikel yang ditulis oleh Argosy , seorang penulis majalan dan Robert E. Marx , penyelam profesional yang pernah menyelam ke bimini road. Dalam artikelnya Argosy juga menyertakan anggapan dari Carl H. Holm , president dari Global Oceanic , Holm juga menjabat sebagai manager North American Rockwell dan juga seorang desainer kapal. Dalam artikel tersebut kesimpulan akhirnya adalah formasi bebatuan bimini road adalah buatan manusia.

Di artikel yang sama Holm disebutkan telah mengikuti sebuah ekspedisi ke bimini road bersamaan Edgar Mitchell (seorang astronot), dimitri rebikoff dan beberapa orang lain dari Edgar Cayce Foundation yang disponsori oleh North American Rockwell.

Beberapa figur lain yang terkenal dan mempercayai bimini road adalah buatan manusia adalah :
** Joseph Manson Valentine, Zoologist sekaligus orang yang menemukan bimini road.
** Charles Belitz , Linguist.
** Gregory Little , Psychologist.
** Dimitri Rebikoff , French marine engineers.
Yang kesemuanya secara garis besar menyatakan ada bagian utama bimini road yang lain, paling sedikit 1 atau 2 situs yang sama. Namun pada penelitian berikut berikutnya tempat-tempat ini tidak ditemukan sama sekali.

biminiroadwater.jpg

Setelah klaim bimini road adalah hasil pembuatan manusia tidak memberikan bukti bukti dan penjelasan yang dapat diterima. Para peneliti yang beranggapan skeptis dan mempercayai campur tangan alam dalam terjadinya bimini road mulai bekerja keras kembali untuk membuktikan semuanya.

Setelah penelitian lebih lanjut, J.A. Gifford dan M.M. Ball, dua orang yang juga meneliti bimini road mendapatkan fakta fakta sebagai berikut :
a). 3 jalur Bimini Road sebenarnya tidak terhubung di ujung barat seperti pada perkiraan sebelumnya. Di ujung itu formasi bebatuan lebih terlihat berhamburan dan tidak membentuk suatu formasi.
b). tidak cukupnya bukti bukti bahwa 3 jalur ini menumpuk satu sama lain, tidak juga dengan batu batu disekeliling 3 jalur itu yang membentuk pola pola lain. Ini menunjukkan bahwa disamping jalur itu tidak ada bangunan lain.
c). lapisan batuan dibawah jalur bimini road yang dikatakan/difungsikan sebagai pondasi tidak dapat disebut pondasi karena batuan ini adalah batuan karang yang menghampar luas diseluruh area tersebut dan tidak rata ataupun diratakan. Tidak juga ditemukan pengganjal atau benda benda lain untuk memperkokoh berdirinya batu batu itu. Ini menggugurkan hipotesa bahwa sebelum jalur ini dibuat batu itu telah dilakukan penggalian/pembuatan dasar.
d). adanya indikasi batuan tersebut tidak pernah dipindahkan/digerakkan dari tempatnya. Tidak ada juga tanda tanda batu tersebut dipotong/dibentuk dengan alat-alat buatan manusia.
e). tidak adanya bukti pola penempatan balok batu yang diulang-ulang.
f). jalur inner dan middle hanya sepanjang 50 meter. Sangat berbanding jauh dengan bimini road. Ini melemahkan prakiraan bahwa jalur tersebut dibuat untuk 1 tujuan.

Namun ada hal-hal yang sebenarnya disayangkan oleh beberapa peneliti yang telah mengunjungi, meneliti dan melihat langsung ke bimini road. Yang pertama adalah dokumentasi-dokumentasi di web-web yang telah membahas bimini road ini menyertakan foto-foto yang berukuran kecil. Berakibat hasil presepsi dan penelitian bimini road ini terasa mengambang, jika meneliti/datang langsung pasti akan mengerti kebenarannya. Yang kedua adalah semakin banyaknya pengunjung ke bimini road baik peneliti yang ingin mengadakan penyelidikan ataupun orang orang awam yang hanya melihat situs ini, diantara orang orang ini ada yang secara sembarangan mengambil sampel batuan di situs ini dan tak jarang ada yang sengaja mencungkil batuan jalur utama. Ini yang sempat menimbulkan kehebohan beberapa waktu lalu karena orang orang mengira itu adalah bekas peralatan peradaban jaman dahulu, beruntungnya para peneliti yang telah percaya bimini road sebagai fenomena alam segera meneliti dan mendapatkan hasil bekas-bekas congkelan itu berasal/dibuat dengan peralatan modern.

Para ahli geologi dan arkeologi setuju bahwa bimini road adalah hasil bentukan alam, dimana balok-balok batu itu adalah beachrock yang telah mengalami erosi selama ribuan tahun. Erosi yang teratur dan dalam jangka waktu panjang memang dapat membuat bentuk bentuk pengikisan yang teratur juga hingga batuan itu dapat membentuk segiempat, poligonal dan bentukKbentuk yang tidak biasa.

Beberapa ahli yang tergabung dalam suatu tim yang menjelaskan pembentukan bimini road ini adalah:
** Eugene Shinn (U.S Geological Survey
),
** Marshall McKusick (profesor dari universitas, Iowa, AS
W),
** Harrison (Peneliti lingkungan dari sebuah asosiasi di virginia),
** Mahlon M.Ball dan J.A Gifford (Rosentiel school of Marine and Atmospheric science, universitas Miami),
** Eric Davaud dan A.Strasser (Department of Geology and Paleontology, University of Geneva, Swiss).

Davaud dan A.Strasser yang juga meneliti lime stone yang berada di tempat lain, yaitu Joulter Cays , sebuah tempat penyelaman di bahama. Memberikan bukti tentang adanya proses alam yang dapat membentuk formasi batuan layaknya bimini road.

Tapi info yang diberikan Edgar Cayce (18 Maret 1877-3 Januari 1945) seorang paranormal terkenal pada masanya, menyebut tentang Bimini Road dalam prediksinya. Prediksi itu diungkapkannya pada 1938, ia menyatakan, adanya sebuah kuil yang terbenam di laut dekat Bimini. Kalau benar prediksi Cayce ini, berarti Bimini Road yang ditemukan itu adalah kuil yang terbenam karena peristiwa alam.

cayce_1910.jpg
Edgar Cayce, 1910 Photo

Namun ekspedisi terbaru yang dilakukan arkeolog, Dr.Greg Little memperkirakan formasi batu itu adalah dinding bagian atas sebuah dermaga.

Saat ini, pencarian dari sisa-sisa benua atlantis masih terus dilakaukan, terutama di perairan Bahama ini, karena menurut beberapa prediksi dari para arkeolog, mungkin masih banyak temuan yang bisa didapat untuk menguak misteri Atlantis. Tapi yang lebih menakjubkan adalah ditemukannya pyramid dasar laut di area Segitiga Bermuda .

Benarkah Bimini Road yang terletak di sebelah Utara Bimini, sebuah pulau di Kepulauan Bahama, adalah bagian dari kota Atlantis yang tenggelam itu? Tidak ada yang bisa memastikan.

atlantis-illustration_24743_600x450.jpg
An illustration by Sir Gerald Hargreaves shows a utopian scene on a cove of the mythical land of Atlantis. Many scholars think Plato invented the story of Atlantis as a way to present his philosophical theories. (Photograph by Mary Evans Picture Library/Everett Collection)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Mysteries Of The Past dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s