De loys ape: Primata Yang Belum Dikenal Ataukah Cuma Hoax?

cryptid files.jpg
De Loys’ Ape
de_loys_ape-001.jpg

DE LOYS
-Hominid Primate Cryptid
-1920
-Tarra River, Colombia-Venezuela border

bamssatria22.wordpress.com

De Loys’ Ape adalah hewan primata besar yang ditemukan oleh Francois de Loys di Amerika Selatan. Makhluk ini sempat menjadi perdebatan di kalangan cryptozoologist karena banyaknya dugaan bahwa foto yang menunjukkan sosok makhluk ini adalah rekayasa belaka. Lalu, bagaimanakah kisahnya?

francois_de_loys_(1892-1935)_probably_before_venezuela_expedition_1917_(public_domain).jpg
Francois De Loys.

PERISTIWA PERJUMPAAN

Francois de Loys’ adalah seorang ahli geologis minyak yang berasal dari Swiss. Pada tahun 1917 sampai 1920, ia memimpin sebuah ekspedisi untuk mencari sumber minyak di sepanjang perbatasan antara Venezuela dengan Kolombia, tepatnya di dekat danau Maracaibo. Sayangnya, ekspedisi tersebut gagal dan berakhir dengan petaka. Banyak anggota tim yang meninggal akibat penyakit, sebagian lagi bahkan dibunuh oleh penduduk setempat, dan dari 20 orang anggota, hanya 4 yang bertahan hidup.

Menurut laporan terakhir de Loys’ pada tahun 1920, ketika sedang berkemah di dekat sungai Tarra, dua makhluk misterius berukuran besar mendekati mereka. Pada awalnya, ia mengira bahwa dua makhluk itu adalah beruang, namun semua dugaan itu sirna ketika mereka menyaksikan bahwa dua makhluk tersebut mempunyai fisik yang sangat mirip dengan kera, dan berpegangan pada sebuah ranting pohon.

De Loys’ mengatakan jika pasangan makhluk itu (jantan dan betina) tampak marah, hal ini ditandai dengan sikap makhluk itu yang meraung-raung dan seolah memberi isyarat kepada mereka untuk pergi. Lalu, hal yang tidak terduga terjadi, Kedua makhluk itu kemudian BAB dan melemparkan feses mereka kearah tim ekspedisi. Merasa dalam bahaya, tim segera melakukan perlawanan dengan menembakkan senapan mereka ke arah makhluk itu. Tembakan mereka berhasil membunuh si jantan, sedangkan si betina segera melarikan diri.

Setelah berhasil membunuh salah satu dari makhluk misterius tadi, mereka kemudian mendekati mayat makhluk tersebut, kemudian mereka menyadari bahwa mereka telah bertemu dengan sesuatu yang tidak tidak biasa. Makhluk itu mirip dengan monyet laba-laba , namun dengan ukuran yang jauh lebih besar. Tingginya sekitar 1, 57 m, sedangkan monyet laba-laba tingginya tidak lebih dari 1 m. Keanehan lainnya adalah jumlah gigi pada makhluk itu yang hanya berjumlah 32 ( sebagian besar primata memiliki jumlah gigi sebanyak 36 buah ), dan makhluk ini tidak mempunyai ekor.

Setelah mengamati sejenak, mereka kemudian mengatur mayat tersebut untuk difoto. Setelah mengambil foto, de Loys’ dan rekan-rekannya kemudian menyembunyikan mayat makhluk tersebut dan kembali ke kampung halamannya. Sampai sekarang, tidak ada yang tahu mengapa de Loys’ tidak membawa mayat makhluk misterius tersebut, mungkin karena tim tidak bisa membawanya, apalagi bahaya lain masih mengintai mereka.

de loys ape2.jpg

PUBLIKASI

Setelah de Loys kembali ke Eropa, ia menyimpan cerita tentang penemuan makhluk misterius tersebut dan merahasiakannya, setidaknya sampai tahun 1929. Pada tahun tersebut, temannya yang bernama George Montandon , seorang antropolog, menemukan file de Loys’ dan menemukan sesuatu yang menarik dalam catatan de Loys’ tentang suku asli Amerika Selatan.

George menemukan sebuah foto yang menarik perhatiannya, apalagi kalau bukan foto tentang makhluk tadi. Dalam waktu yang singkat, foto tersebut segera menyebar lewat media pers. Pada tanggal 15 juni 1929, media Illustrated London News mempublikasikannya dan mendapat tanggapan dari para ilmuwan dengan sangat cepat. George sendiri mengusulkan nama ilmiah untuk makhluk ini, yaitu Ameranthropoides loysi .

arthur_keith.jpg
Sir Arthur Keith.

KONTROVERSI

Seiring dengan boomingnya foto de Loys’ tersebut, berbagai kontroversi pun bermunculan. Seorang antropolog bernama Sir Arthur Keith mengatakan jika de Loys’ mencoba membuat sensasi dengan menggunakan monyet laba-laba sebagai modelnya. Keith mengatakan jika foto tersebut tidak menunjukkan ukuran sesungguhnya dari makhluk tersebut, melainkan bisa saja hanya trik kamera. Meskipun begitu, penjelasan Keith dianggap masih kurang dan belum terbukti.

monyetlaba2.jpg
Monyet Laba-Laba.

Masih banyak sanggahan lainnya yang tidak dapat disebutkan disini, namun ada juga yang percaya dengan kebenaran foto tersebut. Hal tersebut dilihat dari peti kayu yang digunakan sebagai “tempat duduk” makhluk misterius tersebut. Menurut mereka, jika peti kayu itu memiliki tinggi 18 inci, maka ukuran makhluk itu mirip dengan deskripsi de Loys, meskipun begitu, sebagian lagi mengatakan jika tinggi peti kayu tersebut hanya 15 inci saja, sehingga ukuran makhluk tersebut tidak lebih dari 4 kaki atau sekitar 121, 9 cm.

deloys.jpg

Seorang peneliti bernama Michael Shoemaker mengatakan jika meskipun deskripsi tentang makhluk ini sangat mirip dengan monyet laba-laba, namun makhluk ini memiliki sejumlah perbedaan, yaitu pada bagian dada dan tangannya, bentuk wajahnya juga lebih oval dari monyet laba-laba, dan mempunyai dahi yang lebih tinggi pula.

Entah bagaimana kebenarannya, yang jelas makhluk tersebut terlihat sangat aneh untuk seekor hewan primata. Sayangnya, tidak ada keterangan apakah makhluk ini berjalan/berdiri dengan tegap ataukah tidak. Dan apakah foto dan kisah diatas hanyalah sebuah rekayasa?, who knows. (bs22)

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di The Cryptid Files dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s