Chupacabra: Monster Penghisap Darah Hewan Ternak

cryptid files.jpg
Chupacabra : Monster Misterius Penghisap Darah Hewan Ternak
chupacabra-001.jpg

CHUPACABRA
-Legendary Cryptid
-1987
-Caribbean(Puerto Rico et al.)
Central and South America(Mexico et al.)
North America(Southern U.S.)

Bamssatria22.wordpress.com

Chupacabra atau yang biasa juga disebut El Chupacabra merupakan sebutan bagi Monster misterius yang beberapa tahun belakangan ini menjadi teror bagi warga di Benua Amerika, terutama Amerika Tengah dan Amerika Latin. Chupacabra (pengucapan Spanyol: tʃupakaβɾa), dari kata Chupar (menghisap) dan cabra (kambing), adalah makhluk kriptid legendaris dengan penampakan pertama kali dilaporkan di Puerto Rico. Nama berasal dari kebiasaannya menyerang dan meminum darah ternak, khususnya kambing.

chupacabras1.jpg

SEJARAH

Istilah Chupacabra pertama kali digunakan oleh seorang komedian Puerto Rico bernama Silverio Perez . Ia merujuk kepada kata bahasa Spanyol Chupar yang berarti menghisap dan cabra yang berarti kambing. Sebutan itu datang karena ternak yang terbunuh dan dihisap darahnya kebanyakan adalah kambing.

chupacabras-dog-001.jpg
Ilustrasi Chupacabra menghisap darah kambing.

Beberapa peneliti yang menyelidiki penampakan UFO di Puerto Rico pada awal 1990-an menerima laporan dari para penduduk lokal mengenai makhluk aneh menyerupai anjing yang sering menyerang dan menghisap darah ternak. Tepatnya Maret 1995 disebutkan bahwa delapan ekor domba ditemukan tewas dengan 3 luka tusuk di dada masing-masing. Bukan itu saja, semua ternak tersebut juga ditemukan dalam kondisi darah yang telah habis.

Beberapa bulan kemudian, pada bulan Agustus, seorang saksi mata, Madelyne Tolentino, melaporkan melihat makhluk ini di kota Puerto Rico dari Canóvanas, ketika sebanyak 150 hewan ternak dan hewan peliharaan dilaporkan tewas diserang.

Salah satu saksi mata asal Puerto Rico menceritakan pengalamannya bertemu dengan chupacabra pada awal tahun 90-an, ia menuturkan telah melihat makluk aneh, mirip seekor anjing, namun berjalan dengan dua kaki saja, dan memiliki jajaran tulang belakang membentang dari leher ke pangkal ekor, yang pada saat itu sedang memangsa salah satu ternaknya. Setelah dipergoki,Mutant misterius itu kemudian kabur dengan gaya berlari mirip dengan seekor Tyranosaurus Rex/T-Rex.

Pada tahun 1975, pembunuhan serupa di kota kecil Moca dikaitkan kepada el Vampiro de Moca (The Vampire of Moca). Pada awalnya, diduga bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh para pemuja setan, pembunuhan kemudian lebih banyak dilaporkan di sekitar pulau, banyak peternakan melaporkan bahwa setiap hewan dilaporkan darah di tubuhnya telah kering keluar melalui serangkaian sayatan melingkar kecil.

Legenda Chupacabra sendiri sudah mulai banyak diperbincangkan kira-kira pada tahun 1987, dimana salah suatu surat kabar harian Puerto Rico, El Vocero dan El Nuevo, melaporkan mengenai seringnya terjadi pembunuhan hewan-hewan ternak seperti Ayam, Kuda, Sapi Perah dan Kambing di beberapa wilayah Negara tersebut. Pertama kali, dugaan pembunuhan terhadap hewan-hewan ternak dilakukan oleh beberapa oknum yang menganut aliran hitam. Namun lambat laun dugaan ini hilang, dan akhirnya pembunuhan terhadap hewan ternak hampir menjalar di seluruh wilayah Negara Puerto Rico.

Setelah terjadi di Puerto Rico, Kejadian sama juga muncul di Negara-Negara Amerika Latin dan Amerika Tengah lainnya seperti Republik Dominika, Argentina, Bolivia, Chilie, Kolombia, Honduras, El Salvador, Panama, Peru, Brazil, USA, dan Meksiko. Pada saat itu juga, Berita mengenai Chupacabra mulai disiarkan beberapa kali oleh Chanel Televisi Inggris, Spanyol, dan negara-negara Eropa lainnya.

LAPORAN PENAMPAKAN

Pada Juli 2004 kemarin, seorang peternak dekat San Antonio, telah membunuh makhluk menyerupai anjing namun tidak berbulu yang telah membunuh beberapa ekor ternaknya. Banyak yang beranggapan mutant misterius yang berhasil dibunuh merupakan seekor Elmendorf Creature . Namun Analisa DNA yang dilakukan Universitas California menyimpulkan bahwa hewan tersebut adalah seekor Coyote(anjing liar) dengan penyakit Kurap yang parah.

coyote_with_typical_hold_on_lamb.jpg
Coyote menyerang Seekor Domba.

Kisah Lainnya juga dituturkan oleh peternak di wilayah Coleman, Texas yang bernama Reggie Lagow . Pada pertengahan tahun 2005, dia berhasil menangkap seekor binatang aneh yang belum pernah ia kenal sebelumnya, binatang tersebut menyerupai campuran antara anjing yang tidak berbulu, tikus dan kanguru. Menurut penuturannya, dia curiga mengenai kematian sejumlah ayam dan kalkun peliharannya yang belakangan sering terjadi di peternakannya.

chupacabra in texas-001.jpg
Foto yang diambil oleh Reggie Labow. Perhatikan, makhluk diatas sama sekali tidak mirip dengan Coyote seperti yang di klaim oleh banyak orang.

Pada Bulan April tahun 2006, MosNews melaporkan bahwa Chupacabra terlihat untuk permakalinya di Rusia. Laporannya dimulai dari wilayah Rusia tengah pada tahun 2005, dimana diceritakan oleh saksi mata, seekor makluk aneh telah membunuh puluhan ekor kalkun dalam waktu semalam dan menghisap darahnya. Laporan selanjutnya dari sebuah desa di Neigboring Rusia, diberitakan 30 ekor domba dibunuh secara misterius dengan ciri indung telur tebuai keluar dan darah di bagian dalam hewan-hewan tersebut telah kering seperti habis terhisap.

Pertengahan Agustus 2006, Michelle O’Donnel dari Maine, Amerika serikat melaporkan adanya seekor makhluk yang “bertampang setan” berbentuk seperti hewan pengerat dengan taring ditemukan tewas di pinggir jalan. Namun bangkai hewan tersebut dimakan burung bangkai sebelum dapat diidentifikasi oleh para ahli.

Pada Mei 2007, beberapa laporan di surat kabar national Columbia menyebutkan adanya lebih dari 300 domba yang terbunuh di daerah Boyoca. Kemungkinan oleh Chupacabra.

Agustus 2007, Phylis Canion menemukan bangkai tiga makhluk di Cuero, Texas. Dia mengambil fotonya lalu memotong kepala salah satunya dan menyimpannya di lemari es untuk diserahkan kepada laboratorium guna analisa DNA. Seorang Mammolog bernama John Young memperkirakan bahwa bangkai tersebut berasal dari rubah abu-abu yang menderita Kurap parah.

070831_chupacabra_bcol_7p.standard.jpg
Foto yang diambil Canion, coba bandingkan dengan gambar Greyfox dibawah, samakah,?
greyfox-001.jpg
Rubah Abu-Abu (Greyfox).

Januari 2008, Chupacabra dilaporkan terlihat di propinsi Capiz di Philipina. Beberapa penduduk lokal percaya bahwa Chupacabra telah membunuh delapan ekor ayam. Pemilik ayam tersebut melihat hewan menyerupai anjing yang menyerang ayam-ayamnya.

Agustus 2008, Deputi serif Dewitt County, Brandon Riedel memfilmkan seekor hewan yang belum teridentifikasi di jalanan Cuero, Texas dengan kamera di dashboard mobilnya. Hewan tersebut seukuran coyote namun tidak memiliki rambut sama sekali. Makhluk itu juga memiliki moncong panjang, kaki depan pendek dan kaki belakang yang panjang. Atasan Brandon, sherif Jode Zavesky percaya bahwa mungkin itu adalah salah satu spesies coyote yang telah diidentifikasi oleh para peneliti Texas State University di November 2007.

chupacabras.jpg
Film yang diambil Riedel.

DESKRIPSI

Sejauh ini sudah banyak bukti-bukti mengenai keberadaan makluk ini, baik berupa bangkai maupun kesaksian-kesaksian. Walaupun kebanyakan orang mendeskripsikan Chupacabra memiliki bentuk seperti anjing, namun beberapa kesaksian lain sepertinya berbeda. Ada yang menyebut Chupacabra memiliki bentuk seperti reptil, memiliki kulit hijau keabu-abuan dan alur punggung dari dekat leher hingga ekor. Tingginya kira-kira 1-1,2 meter dan berdiri atau melompat seperti kanguru. Menurut salah satu saksi, makhluk yang dilihatnya bahkan bisa melompat hingga setinggi 6 meter.

Karena makhluk ini tergolong ke dalam dunia kriptid, maka bisa dimaklumi jika teori mengenai asal makhluk ini sangat bervariasi. Beberapa peneliti bahkan menghubungkan Chupacabra dengan Gargoyle, makhluk yang menjadi bagian dari sejarah Eropa dan dihubungkan dengan roh jahat.

Sebagian orang Puerto Rico beranggapan Bahwa Chupacabra merupakan makhluk dari hasil rekayasa Genetika dari suatu lembaga penelitian Amerika Serikat, yang kabur dari Laboratorium di gunung El Yunque, sebuah laboratorium di Timur Puerto Rico yang telah rusak diporak porandakan oleh terjangan badai topan di awal tahun 90-an. Persis saat penampakan Chupacabra mulai dilaporkan. Militer Amerika diketahui telah menguji beberapa bahan kimia di lahan-lahan pertanian Puerto Rico, semua dilakukan tanpa pemberitahuan kepada penduduk lokal.

Sebagian lain percaya dengan Teori yang menyebutkan bahwa Chupacabra adalah seekor kelelawar Vampire raksasa yang fosil-fosilnya telah ditemukan di Amerika Selatan.

552px-desmodus_rotundus_feeding.jpg
Kelelawar Vampire sedang menghisap darah babi.

Ada juga teori yang tidak masuk akal diantaranya menyebutkan bahwa Chupacabra adalah makhluk peliharaan alien yang terlepas. Beberapa orang menyatakan bahwa ketika mereka melihat chupacabra, mereka juga melihat adanya UFO yang terbang. Sementara kalangan skeptis berpendapat bahwa Chupacabra bukan makhluk nyata, melainkan sebuah produk dari tahayul dan imajinasi. (bs-22)

goatsuckerformas-001.jpg

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di The Cryptid Files dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s