Baltic Anomaly: Misteri Objek Menyerupai Piring Terbang Di Dasar Laut Baltik

world of mystery 2.jpg
Baltic Anomaly: The Mystery Deepens
baltic-anomaly-mystery-880x270.jpg

Di laut Baltik, antara Swedia dan Finlandia, tim Ocean Explorer Swedia tercengang dengan penemuan baru, sebuah benda asing terbaring di dasar laut yang dalam. Bentuknya aneh, menyerupai piring terbang. Diameternya sekitar 60 meter. Dari hasil sonar dan ekspedisi penyelaman, benda ini mengingatkan kepada pesawat Millenium Falcon dalam film Star Wars.

baltic-anomaly-location.jpg
Peta Lokasi ‘Baltic Anomaly’

Sejak tahun lalu, para pemburu harta karun dan sejumlah ahli dari Swedia terpukau oleh temuan lingkaran misterius yang terbaring di dasar Laut Baltik. Bentuknya yang mirip dengan gambaran piring terbang UFO (unidentified flying object) apakah sebuah pesawat luar angkasa alien? Pertanyaan ini masih harus dijawab oleh tim Swedia. Setidaknya, Dailymail menuliskan sebagai UFO (Unidentified Flying Object) karena kesamaan bentuk dengan pesawat di film Star Wars . Walau beberapa orang lebih memilih dengan sebutan USO (Unidentified Submerged Object) karena ada di dalam lautan. Ada juga yang menduganya gunung bawah laut, meteorit, atau kapal yang tenggelam.

baltic_anomaly-001.jpg
Rendering of the Baltic Anomaly by German artist and illustrator Hauke Vagt

Bagaimana tanggapan tim ekspedisi Swedia tentang ini? Salah seorang penyelam, Peter Lindberg mengungkapkan keheranannya, “Awalnya kami mengira itu hanya batu, tapi sepertinya ini hal yang berbeda. Di Baltik tak ada aktivitas gunung berapi, karenanya sungguh aneh ada benda asing seperti ini.”

peter-lindberg-001.jpg
Peter Lindberg

“Kami tak tahu benda ini fenomena alam atau mungkin sebuah ‘objek’. Kami melihatnya lewat sonar saat mencari bangkai kapal dari Perang Dunia Pertama. Tiba-tiba benda ini muncul begitu saja di layar sonar,” ungkap Lindberg kepada Fox News .

Obyek itu sejatinya ditemukan Mei 2011 lalu melalui peralatan sonar, namun karena keterbatasan dana, niat untuk menguak benda aneh berbentuk mirip cakram metalik terhambat. Selama mendekati obyek itu, tim melihat jejak sepanjang 986 kaki, yang dideskripsikan sebagai landasan pacu atau jalan menurun yang diduga diratakan oleh obyek itu.

Mungkin terlalu cepat bila menyimpulkan objek ini sebagai pesawat luar angkasa alien, karena perdebatan saat ini terjadi diantara ahli. Ada pihak yang meragukan berhubung sonar tidak bisa memberi gambaran yang akurat. Beberapa pengalaman sebelumnya menunjukkan sonar sering bingung menangkap gambar-gambar aneh di bawah laut. Ketika tim Ocean Explorer bersemangat, yakin temuan mereka akan menggemparkan dunia, sejumlah orang justru skeptis dan mempertanyakan akurasi teknologi solar, yang dijadikan dasar ekspedisi tim. Di masa lalu, teknologi itu sering membuat bingung gara-gara menampilkan penampakan unik dan asing, yang ternyata adalah formasi batu alami.

baltic-anomaly-close-up-sharpened-mask.jpg
The original side-scan sonar image
baltic-anomaly.jpg
Cleaned up and enhanced image of the Baltic anomaly

Peter Lindberg mengaku timnya telah mengalami hal-hal di luar dugaan. “Juga skeptis terkait banyaknya teori soal benda itu,” kata dia. Awalnya, dia menjelaskan, tim sudah bersiap jika benda tersebut ternyata hanya tebing atau gundukan lumpur di bawah laut. “Namun, sepertinya tak sesederhana itu. Bagi saya, ini petualangan yang harus dilalui.”

Kalimat Lindberg diamini anggota tim lain, Dennis Asberg . “Saya 100 persen yakin dan percaya bahwa kami menemukan sesuatu yang sangat, sangat, sangat unik,” kata dia. “Apakah ini meteorit atau asteroid, gunung bawah laut, kapal selam era Perang Dingin, atau UFO. Itu bisa apapun.”

dennis-aasberg1.jpg
Dennis Aasberg

Laut Baltik adalah kuburan harta karun untuk para pemburu kapal karam. Diperkirakan ada sekitar 100.000 obyek di dasar laut yang dingin itu. Selain bertujuan meneliti dan mengungkap kebenaran, Ocean Explorer juga berorientasi bisnis. Perusahaan ini telah membuat kapal selam untuk para turis atau mereka yang penasaran dengan perburuan harta karun, agar bisa menjelajahi dasar laut Baltik, melihat secara langsung hal yang menggemparkan itu.

Naluri keilmuwan para ahli Swedia tak rela membiarkan, temuan lingkaran misterius berdiameter 60 meter yang terbaring di dasar Laut Baltik, hanya berakhir dengan dugaan: diduga kapal, gunung bawah laut, meteorit, bahkan UFO. Atau memberi peluang bagi sebagian orang untuk menyamakannya dengan pesawat induk Millenium Falcon dari Film Star Wars.

millenium-falcon-001.jpg
Millenium Falcon

Baru-baru ini, Tim yang terdiri dari ahli kelautan, insinyur, dan penyelam profesional dibentuk. Dilengkapi robot dan peralatan sonar, yang mengeksplorasi dasar Laut Baltik punya dugaan lain. Obyek melengkung aneh itu diduga adalah perangkat milik Nazi yang hilang ditelan ombak pada akhir Perang Dunia II .

Pemindaian melalui sonar menunjukkan, perangkat itu bisa jadi adalah bagian dari sistem senjata anti-kapal selam. Ia dilengkapi kawat yang bisa mengacaukan radar kapal selam, agar kapal lawan celaka. Hipotesis itu didukung mantan perwira angkatan laut Swedia sekaligus ahli Perang Dunia II, Anders Autellus . Ia mengungkap, struktur dengan ukuran 60,9 x 7,6 meter itu bisa jadi bagian perangkat yang didesain untuk memblokir manuver kapal selam Inggris dan Uni Soviet di wilayah itu.

Jika perkiraan itu benar, struktur baja dan beton kuat ini bisa jadi itu temuan sejarah paling penting dalam beberapa tahun ini. Autellus mengklaim, obyek tersebut dibangun dari beton ganda dan diperkuat dengan kawat untuk mengacaukan radar. Ini menjelaskan mengapa peralatan tim penyelam profesional yang berusaha mendekati obyek misterius itu, mati mendadak.

Dia menjelaskan, area ini sangat vital bagi Jerman kala itu. Untuk pengiriman tank dan truk para serdadu Adolf Hitler . “Perangkat ini jauh melebihi apapun yang pernah ditemukan sebelumnya. Ini adalah penemuan senjata penting,” kata dia seperti dimuat Daily Mail.

Sementara, penyelam profesional, Stefan Hogeborn yang menjadi bagian dari tim Ocean X mengaku setuju. “Ini adalah kandidat jawaban terbaik untuk menjelaskan misteri ini. Obyek ini terletak tepat di bawah rute pelayaran.”

Jika benar itu senjata anti-kapal selam milik Nazi yang dilengkapi pengacak radar, itu bisa menjelaskan keanehan yang sempat terjadi di tengah proses penyelidikan. Saat mencoba mendekat dalam radius 200 meter dari obyek misterius, semua peralatan yang dibawa tim penyelam mendadak mati.

Stefan Hogerborn menceritakan, saat mengeksplorasi anomali bawah laut itu, kamera dan telepon satelit tak bisa digunakan, ketika kapal berada tepat di atas obyek. Peralatan itu baru bisa bekerja begitu dibawa menjauh. “Semua peralatan elektronik mati, juga telepon satelit, saat kami berada di dekat obyek,” kata dia. “Saat kami menjauh, sekitar 200 meter, baru peralatan itu bisa digunakan,” kata dia. Saat kembali mendekati lokasi obyek itu, peralatan kembali mati.(bs-22)

the-baltic-anomaly-splash-930x300-001.jpg

Sumber:
http://www.dailymail.com
http://www.vivanews.com
http://www.truthfall.com

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di World Of Mysteries dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s