Misteri Penampakan Foo Fighter Pada Masa Perang Dunia II (1941)

alien encounters ufo experience16072.jpg

foo fighter 4414.jpg

FOO FIGHTER MYSTERY
1941-1944
Europe

bamssatria22.wordpress.com

Selama perang dunia II, pertempuran udara sering terjadi antara pihak Amerika dengan pihak Jerman. Dan pada saat itulah pilot dari kedua belah pihak mengalami perjumpaan dengan objek-objek misterius di udara. Peristiwa ini dianggap sebagai salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah UFO dan hingga saat ini fenomena ini masih belum terpecahkan.

Istilah Foo Fighter digunakan oleh para pilot pesawat sekutu dalam Perang Dunia II untuk menggambarkan berbagai UFO atau fenomena aerial misterius yang terlihat di langit di atas wilayah operasi Eropa dan Pasifik.

Meskipun Foo Fighter awalnya digambarkan sebagai satu jenis UFO yang dilaporkan dan dinamai oleh skuadron 415th Night Fighter AS , istilah ini juga biasa digunakan untuk menyebut setiap penampakan UFO pada periode itu. Secara resmi dilaporkan dari November 1944 dan seterusnya, para saksi seringkali berasumsi bahwa Foo Fighter adalah senjata rahasia yang digunakan oleh musuh.

The Robertson Panel meng-eksplorasi penjelasan yang mungkin, misalnya bahwa mereka adalah fenomena elektrostatik yang mirip dengan fenomena api St.Elmo, fenomena elektromagnetik, atau hanya pantulan cahaya dari kristal es.

foo4429.jpg

ASAL ISTILAH FOO FIGHTER

Omong kosong kata “foo” muncul dalam budaya populer selama awal 1930-an, pertama kali digunakan oleh kartunis Bill Holman yang membumbui komik Smokey Stover-nya dengan isyarat dan lelucon “Foo”.

Istilah “Foo” yang dipinjam dari Smokey Stover-nya Holman oleh operator radar di skuadron 415th Night Fighter, Donald J. Meiers , disepakati oleh sebagian besar anggota 415th menjadi Foo Fighter. Meiers berasal dari Chicago dan pembaca setia strip Bill Holman yang muncul setiap hari di koran Chicago Tribune.

Dalam sebuah misi pembekalan pada malam 27 November 27 1944, Fritz Ringwald, seorang petugas intelijen unit S-2, menyatakan bahwa Meiers dan Ed Schleuter telah melihat sebuah bola api merah yang muncul untuk mengejar mereka melalui berbagai manuver kecepatan tinggi.

Fritz Ringwald mengatakan bahwa Meiers sangat gelisah dan punya salinan komik strip terselip di saku belakang celananya. Dia menariknya keluar dan membantingnya ke meja Fritz dan berkata, “itu adalah salah satu dari Foo fighter sialan!” dan lalu bergegas keluar dari ruang tanya jawab. Dan ini adalah yang menjadi awal orang-orang dari skuadron 415th mulai menyebut insiden ini: “Fuckin ‘Foo Fighters”

Pada Desember 1944, seorang koresponden pers dari media berita Associated press di Paris, Bob Wilson , dikirim ke 415th di pangkalan mereka di luar Dijon, Prancis untuk menyelidiki cerita ini. Wilson lalu “membersihkan” istilahnya hingga hanya menjadi Foo Fighter saja. Komandan Unit, Kapten Harold Augsperger, juga memutuskan untuk mempersingkat istilah menjadi Foo Fighter di unit data historis.

SEJARAH FOO FIGHTER

Penampakan pertama terjadi pada bulan November 1944, ketika pilot pesawat sekutu yang sedang melakukan penerbangan melintasi wilayah Jerman pada malam hari melaporkan melihat sebuah Objek bulat bercahaya bergerak cepat membuntuti pesawat mereka. Beberapa pilot menggambarkan Objek-objek tersebut menyerupai lampu pohon Natal, seperti bola api bercahaya dengan sinar berwarna merah, putih, kuning atau oranye. Tidak berapa lama kemudian, objek itu melakukan manuver dan menghilang begitu saja.

Para pilot dan kru pesawat melaporkan bahwa objek-objek tersebut terbang dengan mengikuti formasi pesawat mereka dan bergerak seolah-olah di bawah suatu kendali cerdas, tetapi tidak pernah mempertunjukkan reaksi bermusuhan. Peristiwa penampakan ini menandai dimulainya sebuah fenomena misterius yang disebut dengan Foo Fighters .

Militer sekutu menyikapi penampakan ini dengan serius, pada mulanya militer mencurigai bahwa penampakan misterius ini mungkin senjata rahasia atau pesawat mata-mata Nazi jerman, tetapi penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pilot Jerman dan Jepang telah melaporkan peristiwa penampakan serupa. Dan kedua belah pihak pun menyadari bahwa mereka sedang berhadapan dengan sesuatu yang lain.

Pada tanggal 13 Desember 1944, Supreme Headquarters Allied Expeditionary Force (SHAEF) di Paris mengeluarkan siaran pers, yang ditampilkan di New York Times di hari berikutnya, secara resmi menggambarkan fenomena itu sebagai “senjata baru Jerman”. Tindak lanjut ceritanya, yang menggunakan istilah “Foo Fighters”, muncul di New York Herald Tribune dan British Daily Telegraph.

Dalam edisi 15 Januari 1945, majalah Time mengangkat cerita berjudul “Foo Fighter”, di mana diceritakan bahwa “sekumpulan bola api” di langit telah mengikuti pesawat-pesawat tempur USAAF Night Fighters selama lebih dari sebulan, dan bahwa pilot telah menamainya “Foo Fighter”. Menurut Time, deskripsi dari fenomena bervariasi, tetapi para pilot setuju bahwa cahaya-cahaya misterius mengikuti pesawat mereka dengan jarak sangat dekat pada kecepatan tinggi.

Fenomena Balls of Fire/sekumpulan bola api yang dilaporkan oleh Pacific Theater of Operations agak berbeda dengan Foo Fighters yang dilaporkan dari Eropa. ” Balls of Fire ” menyerupai bola besar yang terbakar yang “hanya tergantung di langit”, meski sudah dilaporkan kadang-kadang mengikuti pesawat. Pada satu kesempatan, sebuah pesawat B-29 disebut berhasil menembak salah satu objek misterius tersebut.Objek itu terpecah menjadi beberapa potongan besar dan jatuh ke bangunan di bawahnya dan menimbulkan kebakaran. Dari situ ada spekulasi bahwa fenomena bisa jadi berhubungan dengan kampanye balon api Jepang. Sebagimana Foo Fighter yang dilaporkan dari Eropa, tidak ada pesawat yang dilaporkan telah diserang oleh “Balls of Fire”

Robertson Panel yang mengutip laporan foo fighter pascaperang, mencatat bahwa gerak-gerik keberadaan mereka tampaknya bukanlah sebuah ancaman. Robertson Panel menyebutkan beberapa penjelasan kemungkinan, misalnya bahwa mereka adalah fenomena elektrostatik yang mirip dengan fenomena api St.Elmo , fenomena elektromagnetik, atau hanyalah sebuah pantulan cahaya dari kristal es.

PENAMPAKAN-PENAMPAKAN FOO FIGHTER

Walaupun legenda Foo Fighters secara resmi dimulai pada tahun 1944, namun penampakan objek-objek aneh di langit telah mewarnai masa PD II dari sejak tahun 1941.

** Penampakan September 1941 di samudra Hindia mirip dengan beberapa laporan foo fighter. Dari dek S.S. Pułaski (kapal dagang Polandia yang mengangkut pasukan Inggris), dua pelaut melaporkan “bola aneh yang bersinar dengan cahaya kehijauan, berukuran sekitar setengah ukuran bulan purnama.” Mereka menyaksikan gerakan dari objek aneh itu selama lebih dari satu jam.

** Charles R. Bastien , seorang pilot dari 8th Air Force melaporkan pertemuan pertama dengan Foo Fighter atas wilayah Belgia/Belanda pada tanggal 26 Mei 1943. Ia mendeskripsikan objek tersebut dengan kalimat :”Dua bulatan seperti kabut yang bercahaya terbang dengan kecepatan tinggi dan dapat mengubah arah dengan tiba-tiba”. Selama pembekalan misi, perwira intelijen mengatakan kepadanya bahwa dua orang dari RAF Night Fighter telah melaporkan hal yang sama, dan itu kemudian dilaporkan dalam surat kabar di Inggris.

** Pilot US Air Force, Duane Adams menceritakan bahwa ia telah mengalami dua kali kejadian menyaksikan sebuah cahaya terang yang mengikuti gerakan pesawatnya selama sekitar setengah jam dan kemudian dengan cepat naik ke langit. Kedua insiden terjadi pada malam hari, terjadi di atas South Pacific, dan disaksikan oleh seluruh awak pesawatnya. Penampakan pertama terjadi tak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II saat Adams mengemudikan pesawat B-25 bomber. Penampakan kedua terjadi pada awal tahun 1960 ketika Adams menjadi pilot pesawat KC-135 tanker.

** Pada pertengahan tahun 1942, seorang pilot pesawat tempur Australia yang sedang berpatroli di atas Semenanjung Tasmania menyaksikan sebuah objek bulat berwarna perunggu bermanuver mendekati pesawatnya. Pilot tersebut memperkirakan objek tersebut memiliki panjang 45 meter dengan diameter 15 meter dan memiliki kubah kecil di atas pesawatnya. Selama beberapa saat, Objek itu terlihat hanya seperti mengamat-ngamati, lalu dalam sekejap menghilang begitu saja.

** Apabila dalam beberapa kesempatan para saksi mata hanya menyaksikan satu objek, maka satu armada objek ini pernah terlihat oleh militer Amerika pada bulan Agustus 1942. Saat itu sekitar 150 objek berwarna perak terang terlihat di langit oleh militer Amerika yang sedang bermarkas di Solomon Island . Objek-objek tersebut tidak memiliki ekor atau sayap, namun bergerak dengan lambat di udara.

** Pada Desember 1942, seorang pilot Inggris yang sedang terbang melintasi Perancis dengan pesawat Hurricane Interceptor tiba-tiba menyaksikan dua cahaya melesat dari arah bumi menuju ketinggian pesawatnya di sekitar 7.000 kaki. Pada awalnya ia mengira kedua cahaya tersebut sebagai api pemancar. Namun kemudian, ia segera menyadari bahwa objek tersebut bukan seperti yang dipikirkannya. Kedua cahaya tersebut tiba-tiba berhenti melesat dan mulai terbang mengikuti pesawatnya hingga beberapa mil.

** pada tanggal 28 November 1942, pesawat tempur Inggris yang melintasi kota Turin menyaksikan sebuah objek terbang tak dikenal. Panjang objek itu sekitar 60-90 meter dengan diameter sekitar 15 meter. Kecepatan objek itu diperkirakan mencapai 500 mil perjam dan memiliki empat cahaya merah di sepanjang tubuhnya. Sang pilot yang bernama Captain Lever mengakui bahwa ia pernah menjumpai objek serupa tiga bulan sebelumnya di utara Amsterdam

Selama bulan April 1945, Angkatan Laut Amerika Serikat mulai bereksperimen dalam ilusi visual seperti dialami oleh penerbang di waktu malam. Eksperimen ini dikerjakan oleh proyek X-148-AV-4-3 Biro kedokteran Angkatan Laut AS/ US Navy’s Bureau of Medicine (BUMED) . Proyek ini mempelopori studi tentang vertigo yang dirasakan para penerbang karena berbagai peristiwa anomali yang dilaporkan oleh penerbang di waktu malam.

Dr.Edgar Vinacke , yang merupakan psikolog penerbangan utama pada proyek ini menyatakan bahwa para pilot pesawat tempur hanya mengalami halusinasi akibat disorientasi. Namun puluhan tahun kemudian, anggapan ini dibantah oleh pihak militer Inggris. Pada tahun 1990-an, militer Inggris merilis dokumen rahasia yang menyebutkan adanya perjumpaan-perjumpaan dengan objek misterius ini.

Dalam banyak kasus Foo Fighters, objek misterius tersebut boleh dibilang tidak pernah mengganggu pesawat-pesawat militer. Namun sebuah kisah menarik diceritakan oleh Leonard Stringfield , seorang pensiunan angkatan udara yang beralih menjadi Ufolog. Ia mengaku juga pernah menjumpai objek serupa di atas Iwo jima ketika sedang menerbangkan pesawat Wright C-46 Commando. Objek yang dilihatnya berbentuk seperti tetesan air mata berwarna putih terang. Leonard juga mengatakan bahwa instrumen navigasi pesawatnya menjadi kacau untuk sesaat ketika objek itu muncul. Namun sesaat kemudian objek tersebut menghilang dan instrumen pesawat kembali normal.

PENJELASAN DAN TEORI

Mereka yang meneliti fenomena ini mengajukan beberapa kemungkinan mengenai identitas Foo Fighters, mulai dari pelepasan listrik dari sayap pesawat hingga fenomena alam yang disebut Ball of Lightning.

Namun, dari antara semua teori tersebut, ada satu yang menarik, yaitu teori yang dikemukakan oleh seorang penulis bernama Renato Vesco. Dalam bukunya yang berjudul Intercept UFO (dicetak ulang dalam edisi bahasa Inggris tahun 1994 dan direvisi judulnya menjadi ‘Man-Made UFOs: 50 Years Of Suppression’), Vesco mengatakan bahwa objek tersebut adalah senjata rahasia Nazi. Menurutnya,Foo Fighters adalah sebuah jet yang bernama feurball (bola api) yang diluncurkan dari darat. Jet ini yang dikendalikan langsung oleh perwira SS memiliki bentuk seperti tempurung kura-kura. Tabung Klystron yang ada di dalam peralatan itu dikombinasikan dengan bahan bakar jet akan membuat objek itu terlihat bercahaya. Tujuan jet ini jelas, untuk mengganggu konsentrasi para pilot pesawat tempur musuh. Menurut Vesco juga, elektrostatik di dalam jet dapat mengacaukan sistem penyalaan mesin pesawat bomber. Ini mungkin menjelaskan mengapa dalam beberapa kesempatan mesin pesawat tiba-tiba mati ketika berjumpa dengan objek ini.

Tapi entah darimana Renato Vesco mendapat informasi ini karena sampai sekarang tidak ada bukti bahwa pihak Nazi memiliki jet misterius ini.(bs-22)

Dan sama seperti kisah-kisah perjumpaan dengan UFO yang tidak terpecahkan lainnya, kisah Foo Fighters yang luar biasa ini berakhir hanya di literatur-literatur para peneliti UFO.

foo2.4016.jpg
foo3.3737.jpg
foo4.4025.jpg
foo5.5029.jpg
foo6.3535.jpg
foo7.4026.jpg
foo8.5937.jpg
foo9.3222.jpg

Sumber: en.wikipedia.org

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Alien Encounters: UFO Experience dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s