Bahasa Tubuh Seseorang Yang Sedang BerBohong

human-mystery.jpg

berbohong-001.jpg

Ada sejumlah petunjuk nonverbal yang bisa membantu menentukan apakah seseorang sedang berbohong. Ketika berbohong orang sering menelan ludah ,tetapi hal ini lebih kelihatan pada laki-laki ,mengingat mereka punya jakun. Selain itu ,orang yang berbohong cenderung lebih sering menyentuh wajah mereka.

Pada tahun 1998 ,Presiden Bill Clinton menyangkal telah berhubungan seksual dengan mantan pegawai Gedung Putih, Monica Lewinsky. Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi bahwa, “Aku tidak berhubungan seksual dengan perempuan itu !”. Dia tidak hanya menelan ludah ,tetapi juga menggaruk-garuk hidung.

Menurut penelitian ,ketika orang berbohong ,beberapa zat kimia dilepaskan sehingga menyebabkan jaringan di dalam hidung mengembang. Hidung di penuhi darah (Efek Pinokio). Hidung juga mungkin terasa gatal ,dan itulah sebabnya ,pembohong sering menggaruk hidung untuk menghilangkan rasa gatal itu. Dalam siaran televisi tersebut ,Clinton hanya menyentuh hidungnya ketika dia mengucapkan kebohongan.

Banyak pembohong yang melakukan kontak mata ketika berbohong agar tampak meyakinkan ,tetapi mereka mungkin pula menggosok mata supaya tidak perlu menatap lawan bicara (tapi bisa saja mata mereka hanya terasa gatal!).

Tanda-tanda lain yang mungkin terlihat termasuk rahang yang mengertak dan bibir yang mengencang. Tergagap dan sering mengucapkan “UM dan “AH” juga menunjukkan yang diucapkan adalah kebohongan.

Pembohong juga lebih mungkin menyilangkan lengan dan kaki mereka. Ada orang yang mungkin menutup mulut dengan tangan ketika berbohong ,seolah otak mereka secara tidak sadar berusaha menyuruh mereka berhenti mengucapkan kebohongan. Mereka bahkan mungkin berusaha menutupi makna isyarat ini ,dengan pura-pura batuk.

Sebaliknya ,jika si pendengar menutup mulut ,ini mungkin mengindikasikan bahwa mereka menganggap si pembicara menyembunyikan sesuatu. Ketika berbohong ,orang kadang-kadang meningkatkan gerakan bagian tubuh bawah mereka melalui tindakan semacam menyeret kaki.

Iklan

Tentang Bams al-Badrany

Me is me
Pos ini dipublikasikan di Human Mystery. Tandai permalink.