Misteri Pesan Crop Circle Berpola Makhluk E.T. Di Sparsholt

crop circles 2.jpg

Crop circle di Sparsholt, Hampshire Inggris

Di wilayah Sparsholt, Hampshire, pada 21 Agustus 2002 , hampir bersamaan waktunya dengan ditemukannya crop circle bermotif teleskop extra terrestrial di chilboton area, terdapat crop circle dengan gambar makhluk extra terrestrial yang menggenggam sebuah disc.

sparsholt_crop_circle.jpg

Apakah ini kerjaan orang iseng, orang iseng tentunya tidak akan menggambarkan sebuah disc yang didalamnya tergambar 8 bit kode biner yang lebih dikenal sebagai ASCII . Kode ini dibaca dari pusat disc sama seperti proses pembacaan pada CD/DVD dimana proses pembacaannya dari titik tengah disc dan dibaca berlawanan arah jarum jam secara spiral.
decoded_spiral.png
alien disk-002.jpg

Ruang kosong pada disc tersebut mewakili bilangan biner angka 0 dan kotak mewakili bilangan biner angka 1, Dari situ dapat di decode pesan itu secara bebas diterjemahkan menjadi :
“Waspadalah kepada para pemberi janji dan hadiah palsu, Banyak penderitaan namun masih ada waktu. Percayalah masih ada hal baik diluar sana. Kami menentang kecurangan/penipuan. Conduit Closing 0×07″

Kode Biner 0×07 jika diaplikasikan akan menghasilkan suara yang mirip dengan suara bel dari mesin tik tua atau juga suara bel (ding!).

Pesan tersebut sepertinya sangat friendly/bersahabat seperti yang ingin kita dengar dari orang asing yang datang bertamu kerumah kita, Namun apakah kita tidak berpikir apakah ini seperti sebuah bentuk pesan muslihat? Ada beberapa orang yang secara rahasia pernah bekerja pada pemerintah USA yang melakukan kontak dengan Grey Terresterial (Alien Grey) bahwa pemerintah amerika bekerjasama dengan species Grey jahat yang dikenal dengan nama Zeta Reticulans atau Reticulans karena mereka menghuni sistem tatasurya yang bernama Zeta Reticuli , dibawah ini adalah image dari Google Sky 2011 :
zeta reticuli-001.jpg

Reticulans bersama Alpha Draconians ( Reptilian yang kemungkinan disebut Annunaki oleh bangsa Sumeria ) sudah lama mengadakan kontak dengan pemerintah Amerika (terkait dengan proyek Majestic-12 , Area 51 dll).

Jika memakai teori konspirasi, Reticulans bertanggung jawab atas beberapa kasus Alien Abduction dan Cattle Mutilation yang misterius, sedangkan Alpha Draconians, mereka ada dibalik dan pengontrol pemerintahan, dimana mereka menggunakan pemerintahan untuk mengontrol dan memperbudak ras manusia.

Alpha Draconians menghuni dua konstelasi sabuk bintang yakni Pleiades dan Sabuk Orion , seperti kita tahu bahwa Illuminist sangat memuja sabuk orion dan sebenarnya mereka sangat terobsesi dengan hal itu.

Sabuk Orion terdiri atas 3 bintang, Dua dari bintang tersebut sejajar sementara satu-nya agak sedikit menyimpang dari kesejajaran di sabuk orion. lihat gambar dari Google Sky dibawah:
orions belt-001.jpg

Dari gambar diatas apakah anda melihat kesamaan dengan gambar dari Google Sky? , coba anda lihat gambar bintang-bintang pada sisi wajah alien itu, mereka seperti bentuk bintang di sabuk orion, tapi apakah mereka mirip? liat gambar dibawah:

Seperti anda lihat itu adalah sangat mirip atau bahkan sangat matching dengan bintang di sabuk orion, apakah ada alien baik yang ingin menunjukkan eksistensinya di sabuk orion atau hanya sebuah perlambang jahat dari mahluk alien menurut teori konspirasi bernama Alpha Draconians (Annunaki?).

Bukan hal yang mudah untuk menarik kesimpulan yang aman, tapi apakah mungkin ini bentuk penipuan lain, apakah mungkin ada species alien baik hati yang mengirimkan pesan damai dari sabuk orion?

Elit-elit pemerintahan di Amerika termasuk organisasi rahasianya mungkin tahu bahwa hanya menunggu waktu saja hingga saat nya mereka mengungkapkan keberadaan alien, namun pastinya (ini jadi seperti Conspiracy Theory ) mereka akan memakai trik dimana mereka akan memakai orang-orang untuk diperbudak, dengan menggambarkan alien sebagai sang penyelamat, termasuk didalamnya organisasi rahasia yang merupakan pembunuh dan penipu menjadi pahlawan, sedangkan pahlawan sejati mungkin mati tanpa kejelasan, Seperti sama dengan para alien, mungkin yang jahat akan disajikan sebagai pahlawan dan makhluk baik hati akan disajikan sebagai musuh kita.

Coba anda lihat gambar dibawah, Beberapa tahun silam sebuah lukisan purba ditemukan disebuah gua di Uzbekistan , sebuah gambar menunjukkan astronot kuno dan sebuah disc. Alien berjalan dilantai berwarna hitam dan putih dilatar belakang kita melihat ada astronot/makhluk memegang disc yang sepertinya mirip sekali dengan disc yang menjadi crop circle di Hampshire . Sang pemegang disc kelihatannya helm-nya rusak, kepalanya tersedot keluar dari helm, dan kita lihat alien dilatar belakang juga memakai helm.

cave painting 01-001.jpg

Hanya waktu yang bisa menjawab segala hal tentang misteri ini, apakah ada hal yang coba ditutup-tutupi oleh beberapa pihak atau hanya merupakan sebuah khayalan tingkat tinggi, yang pasti kita sebagai manusia penghuni bumi ini menciptakan kebersamaan, kasih sayang dan saling menghargai sesama umat manusia, no matter what colour of you are, what gender of you are and what religion you believe in , kita mewarisi sebuah planet yang tampak cantik dan indah dari luar angkasa, sebuah planet berwarna kebiruan, apakah kita tega merusaknya demi ambisi pribadi dan kepentingan sesaat satu person/kaum/golongan yang ingin didewakan, menjadi penguasa dunia, padahal kita cuma hidup maksimal 60-70 tahun didunia after all? tubuh fana kita yang jumawa dimasa hidup hanya akan dimakan cacing dan belatung.

Arecibo Formation: MEREKA Membalas Pesan Kita

crop circles 2.jpg

Crop Circle, pasti semua sudah mengetahui tentang hal ini, sebuah pola geometri di sebuah lahan yang biasanya di sebuah lapangan yang merupakan ladang atau persawahan atau tanah lapang rerumputan. Pola-pola menarik ini terkadang adalah rekayasa manusia namun ada beberapa yang tidak diketahui siapa yang membuatnya termasuk salah satunya adalah Formasi Chibolton di inggris yang letaknya tidak jauh dari stasiun teleskop radio Chilboton di Hampshire, UK.

arecebo_crop_circle.jpg

Pada tanggal 21 Agustus 2001 ditemukan 2 formasi crop circle tak jauh dari stasiun teleskop radio di Chilboton, pada saat itu terdapat 2 circle crop yang menggambarkan wajah seperti manusia dan satu lagi menyerupai transmisi radio yang dikirimkan oleh SETI (the Search for Extra Terresterial Inteligence) dari stasiun teleskop radio di Arecibo pada tahun 1974.

Menurut saksi mata, formasi yang diberi nama “Arecibo Formation” ini pertama kali muncul pada tanggal 20 Agustus 2001, terdapat 2 pola terpisah berjarak 200 m, satu berbentuk seperti wajah dan satunya formasi transmisi radio.

chilboltonman_cropcircle.jpg

Menurut peneliti dan penulis terkenal, Wayne Herschel , formasi crop yang bergambar seperti wajah manusia itu dalam visinya menyerupai Virachocha ; dewa bagi bangsa pra-inca atau juga seperti sphinx di Mesir, namun ada juga kemiripan terhadap “paredoila” wajah di Mars (Mars Face)

Mengapa crop formasi di Chilboton ini menarik, kita kembali ke tahun 1974 ke Arecibo yang terletak di pesisir Utara Puerto Rico, disana terdapat stasiun teleskop radio terbesar didunia yang memiliki diameter 1000 kaki,dibangun diatas bukit bebatuan. Di tahun 1974 dilakukan sejumlah modifikasi pada pemancarnya termasuk menaikkan signal hingga 20 terra watt (1 terra watt = 1 trilyun watt).

Tes perdana dari modifikasi ini oleh SETI diputuskan untuk mengirimkan pesan bersandi (Encoded) ke langit, Signal ini dipancarkan ke gugusan bintang M13 sekitar 25 ribu tahun cahaya dari bumi yang terdiri dari 300 ribu bintang dalam konstelasi Hercules .

Pesan tersebut dikirim pada tanggal 16 November 1974 yang dikirim dalam bentuk kode biner (0 dan 1) sebanyak 1679 pulsa kode.dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk mentrasmisikannya serta dikirim pada frekwensi 2380 MHz.

Mengapa hanya dikirim 1679 digit kode? Hal ini mungkin karena alasan matematis, 1679 adalah produk unik dari dua buah bilangan prima, 23 dan 73. Setiap bentuk kehidupan yang cukup cerdas maka tidak diragukan lagi bahwa mereka akan mencari konstruksi universal yang unik. Seperti bilangan prima, unsur kimia dan juga bilangan biner. Dan jangan lupa karena kita sedang mencoba berkomunikasi dengan sebuah kehidupan cerdas lainnya yang mungkin ada di alam semesta yang berbeda sama sekali dengan kita, maka kita tidak bisa memakai “Sistem Manusia” seperti cm, kaki, angka desimal dll.

Karena hanya dua bilangan prima yang digunakan yakni 23 dan 73 maka bila dikalikan bersama-sama akan menghasilkan 1679, hanya ada satu cara untuk mengatur sinyal yakni mengubahnya menjadi grid Matrix 23 kotak x 73 kotak.

Kode biner asli ditunjukkan pada gambar dibawah ini :
code biner.gif

Untuk sepenuhnya mengerti mengenai kode yang di encode maka sangat penting bagi kita untuk mengenal binari sistem, sistem ini lebih sederhana daripada desimal sistem (sistem angka yg kita pakai saat ini). Dimana pada Sistem Desimal angka dituliskan 1-9 lalu dari angka 1 akan menulis hingga terisi 10 kolom angka, lalu kita akan mulai lagi dibawahnya pada kolom unit dan selanjutnya.

Pada sistem biner, kita hanya mengenal angka 0 dan 1, sebagai contoh perbandingan pada gambar dibawah ini:
binary counting.png

Kembali pada transkrip asli kode biner yang dikirimkan dengan mengubahnya menjadi 23 kolom dan 73 baris kita akan mendapatkan matrix seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini:
matrix_figure.gif

Sekarang kita bisa melihat adanya pola grafis yang digambarkan oleh kode 1 dan 0 tersebut, untuk lebih jelas gambar dibawah ini mungkin akan membantu anda dimana kotak berwarna hitam melambangkan angka 1 dan kotak berwarna putih melambangkan angka 0.
pattern figures.gif

Disini teka teki akan pesan apa yang dikirimkan oleh SETI menggunakan Teleskop radio Arecibo terlihat. Pesan yang dikirimkan pada tahun 1974 itu menggambarkan beberapa aspek yang penting pada peradaban manusia, pada bagian teratas menggambarkan sistem angka desimal yang dipakai manusia saat ini, Sistem didesimal di dekode menjadi angka biner angka dari 1 hingga 10 lalu dibawahnya unsur kimia sebagai penyusun utama kehidupan di bumi seperti Hidrogen, Nitrogen, Oksigen dll,
decrypt our message.gif

Baiklah kita sudah mendapat gambaran apa yang kita kirim ke antariksa dalam bentuk sinyal radio yang diencode menggunakan angka binari, lalu apa yang kita temukan pada crop cirle tahun 2001?

Seperti pada gambar pola crop cirle mereka mengirimkan pola gambar yang hampir mirip dengan pesan yang dikirimkan oleh manusia di tahun 1974, namun ada beberapa perbedaan yang sepertinya sebagai balasan menerangkan siapa mereka sebenarnya.

penjelasan_aracibo.jpg

Dari gambar diatas kita dapat melihat bahwa pada planet tempat mereka diami Karbon adalah unsur dominan, dan life form mereka yang dominan adalah silikon, mereka berbeda DNA dengan manusia dimana mereka memiliki string ekstra, tinggi mereka sekitar 4 kaki, populasi mereka 21.3 Milyar mereka mendiami planet ke-3, ke-4 dan ke-5 di solar sistem mereka.

arecibo correlations.png

Hampir tepat 1 tahun kemudian, sebuah formasi crop circle kembali muncul di tempat yang sama, kali ini polanya cukup unik dan menarik, yang menggambarkan sistem teleskop mereka, seperti anda bisa lihat pada gambar diatas, dimana teleskop manusia berbentuk seperti rumah dengan kubah besar untuk meneropong bintang, sedangkan sistem komplek teleskop mereka terlihat lebih rumit dan besar dan kembali mereka kirim pada formasi crop circle yang dikirim ditahun 2002, lihat gambar bawah dan bandingkan dengan gambar diatas bagian kanan paling bawah. (bs-22)

crop_circle.jpg

David Kingston: The History Of Crop Circles

cropcirclec5830.jpg

DAVID KINGSTON: THE HISTORY OF CROP CIRCLES

hystory of crop circle 6417.jpg

BBC memberitakan sebuah tulisan dari David Kingston , seorang peneliti crop circle, yang bercerita mengenai fenomena yang diduga sudah terjadi sejak abad ke-17.

davidkingston3038.jpeg
David Kingston

Dalam tulisannya yang berjudul The History Of Crop Circles , Kingston menyatakan sudah mengamati fenomena ini sejak pertama kali melihatnya pada tahun 1976.

“Saya telah menjadi “penjaga malam” untuk UFO di Clay Hill, Warminster ,” katanya seperti diberitakan BBC pada 2004 lalu.

Kingston melihat tiga bulatan terpisah yang berukuran diameter enam kaki, bercahaya terang, berterbangan di atasnya selama tiga jam di puncak Bukit Clay, lalu bergabung menjadi satu bulatan dan lalu bercerai lagi. Dan tiba-tiba salah satu bulatan itu turun sekitar 30 kaki dan meluncur ke sebuah ladang di dasar Bukit Clay.

Saat fajar, Kingston melihat sebuah lingkaran di sebuah ladang gandum di kaki bukit itu. Saat diperiksa, tak ada tanaman yang patah, hanya lingkaran bulat penuh rata berdiameter 30 kaki.

Saat itulah Kingston menyadari telah melihat langsung fenomena yang pada tahun 1966 menggemparkan Australia. Sejak itu, Kingston berusaha mendalami crop circle.

Dalam pencariannya itu, Kingston menemukan dalam literatur Prancis mengenai fenomena aneh di pinggir kota Lyon . Seorang pendeta di Lyon menyebutkan sebuah “karya setan” di sebuah ladang gandum yakni “lingkaran rata.”

Beberapa petani juga mengaku kepada Kingston pernah melihat yang sama, namun tak ada gambar. Ada juga pilot yang bercerita kepada Kingston melihat lingkaran-lingkaran aneh dan bahkan memfotonya.

Lingkaran-lingkaran itu ternyata bukan hanya muncul di ladang gandum, namun juga di rumput dan bahkan tanaman seperti bit, tebu dan sawah seperti terjadi di Jepang. Bahkan di Afghanistan, ada yang melihat lingkaran serupa di salju pegunungan yang bertinggi 4.000 meter di atas permukaan laut.

Sejak itu, Kingston memulai penelitian yang disebutnya Penyelidikan Fenomena Tanaman. Kingston bekerja sama dengan sejumlah lembaga termasuk laboratorium Dr. William Levengood di Amerika. Mereka mengumpulkan sampel crop circle dari berbagai belahan dunia. Hasilnya mereka tampilkan di jurnal ilmiah.

levengood2431.jpg
Dr. William Levengood

Berikut adalah fakta-fakta hasil penelitian mereka:
– Formasi itu dibentuk semacam energi, yang memiliki kemampuan melewati struktur molekul tanaman tanpa merusaknya. Energi inilah yang memunculkan anomali fotografis.
– Ada distorsi medan elektromagnetik bumi, kadang muncul gambar hantu dalam jarak dekat dari formasi asli.
– Energi yang terlibat tak dikenal atau digunakan di bumi.
– Beberapa formasi meradiasikan frekuensi kira-kira 7,5hz dalam spektrum elektromagnetik namun bisa berbeda-beda di beragam formasi.

Kingston lalu mengelaborasi data itu menggunakan program komputer. Hasilnya, bisa menghasilkan musik dan suara indah.

Fakta baru yang muncul:
– Frekuensi ini juga muncul saat ada penampakan UFO
– Meski tanaman telah dipanen, pola yang sama berbekas minimal enam bulan di tanah. Ini jelas tak bisa dilakukan manusia.
– Di beberapa formasi, kompas berotasi mengikuti anomali magnetik, perekam gambar, telepon genggam dan barang elektronik lainnya yang berbatere langsung kehabisan energi.
– Tanaman di luar formasi tidak memunculkan perubahan karakter struktur sel seperti tanaman dalam formasi.
– Tak ada konsistensi. Di beberapa formasi, ada faktor suara, ada anomali magnetik, anomali fotografis dan bekas di tanah.
– Tanaman dalam formasi masih bisa dipanen
– Ada 80 persen formasi yang dibentuk manusia karena ingin sensasi.

Dan Kingston berkesimpulan, pola geometris itu jelas bukan buatan manusia. Ada misteri yang harus dibongkar dari crop circle.

Sumber: http://www.bbc.co.uk